Show simple item record

dc.contributor.advisorGumbira-Sa'Id, E.
dc.contributor.advisorPurwanto, Widodo W.
dc.contributor.advisorSyaukat, Yusman
dc.contributor.authorHandoko, Hamdan
dc.date.accessioned2024-11-07T06:18:12Z
dc.date.available2024-11-07T06:18:12Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159243
dc.description.abstractIndustri Biodiesel di Indonesia baru tumbuh secara komersial sejak tahun 2005 didorong oleh pertimbangan-pertimbangan ketahanan energi yang dipicu oleh makin mahalnya harga-harga energi, meningkatnya kesadaran lingkungan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan kesempatan untuk mengkapitalisasi ketersediaan pasokan minyak kelapa sawit. Pemerintah Republik Indonesia mentargetkan biodiesel untuk berkontribusi sebesar 10,22 juta kilo liter dalam bauran energi Indonesia 2025 di tengah-tengah lemahnya kinerja utilisasi kapasitas industri biodiesel sebesar 27% di tahun 2010 dari total kapasitas produksi sebesar 4,2 juta ton per tahun. Model Sistem dinamik dengan nama Model Dinamik Industri Biodiesel Indonesia (MDIBI) dikembangkan sebagai platform untuk mengkaji struktur dan perilaku industri biodiesel, diperkaya dengan masukan wawancara dan diskusi dengan panel ahli biodiesel, mensimulasi dampak kebijakan energi, seperti subsidi biodiesel, pengurangan subsidi solar, pajak lingkungan terhadap solar, dan mandat campuran biodiesel-solar terhadap kinerja produksi biodiesel, konsumsi biodiesel, tingkat keuntungan industri biodiesel yang ditunjukkan oleh variabel EBITDA dan Pengurangan Emisi Karbon (Carbon Emission Reduction-CER) selama periode simulasi 2005-2030. Berdasarkan MDIBI Skenario 1, dengan pemberian subsidi biodiesel sebesar Rp.2.000/liter, mandat campuran sebesar 5%, subsidi solar sebesar Rp.2.500/liter, dan pajak solar sebesar 15%, ketercapaian kontribusi biodiesel dalam bauran energi Indonesia 2025 untuk menyumbangkan 10,22 juta kilo liter per tahun tidak dapat dicapai terutama disebabkan tiga faktor utama, yaitu (i) mandat campuran yang rendah, (ii) pasokan bahan baku terbatas yang harus dialokasikan untuk industri minyak goreng, oleokimia dan pangan serta biodiesel, dan (iii) pasar yang masih sangat terbatas pada sektor transportasi public services obligation (PSO). Meskipun demikian, dengan meningkatkan mandat campuran dan pajak terhadap solar serta pengurangan subsidi solar pada Skenario 2, 3, dan 4, maka target kontribusi biodiesel dalam bauran energi Indonesia 2025 tersebut dapat dicapai. Analisis sensitivitas dampak perubahan input kebijakan kenaikan mandat campuran biodiesel solar, pengurangan subsidi solar dan kenaikan pajak solar terhadap kinerja produksi dan konsumsi biodiesel, EBITDA dan CER menunjukkan bahwa kebijakan yang berdampak dari kurang sensitif ke paling sensitif adalah kenaikan pajak solar, pengurangan subsidi solar dan kenaikan mandat campuran. Simulasi MDIBI dengan skenario input kebijakan dinamik menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kinerja produksi dan konsumsi biodiesel, EBITDA dan CER dengan meningkatkan persentase kewajiban mandat campuran biodiesel solar, pengurangan nilai subsidi solar dan naiknya pajak solar. Pengembangan dan difusi energi terbarukan termasuk biodiesel tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme pasar, sehingga memerlukan intervensi Pemerintah dan merupakan domain kebijakan publik jangka panjang. Intervensi dapat dilakukan pada keseluruhan rantai nilai industri dari sektor riset dan pengembangan, pertanian bahan baku, proses, otomotif dan sektor konsumen lainnya. Kebijakan tersebut juga bersifat dinamis, sesuai kebutuhan industri, sampai tidak diperlukannya insentif/subsidi ketika industri tersebut secara fundamental telah mencapai tingkat efisiensi dan produktivitas yang mampu bersaing bahkan menjadi industri yang menguntungkan.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Agribisnisid
dc.titlePemodelan Sistem Dinamik Ketercapaian Kontribusi Biodiesel Dalam Bauran Energi Indonesia 2025id
dc.subject.keyword|Manajemen Agribisnisid
dc.subject.keywordIndustri Biodieselid
dc.subject.keywordModel Sistem Dinamikid
dc.subject.keywordKebijakan Energiid
dc.subject.keywordBauran Energiid
dc.subject.keywordDeskripsi Modelid
dc.subject.keywordbiodiesel industryid
dc.subject.keywordsystem dynamic modellingid
dc.subject.keywordenergy policyid
dc.subject.keywordenergy mixedid
dc.subject.keywordindustri biodieselid
dc.subject.keywordmodel sistem dinamikid
dc.subject.keywordkebijakan energiid
dc.subject.keywordbauran energi.|id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record