Show simple item record

dc.contributor.advisorBuitenzorgy, Meilanie
dc.contributor.authorPatricia, Anasthasia Ester
dc.date.accessioned2024-08-23T12:08:58Z
dc.date.available2024-08-23T12:08:58Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/158412
dc.description.abstractKenaikan volume sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dan keterbatasan lahan penampungan sampah menimbulkan permasalahan dalam penanganan sampah yang kurang efisien. Penanggung jawab pengelolaan dan pengolahan sampah di TPST Bantargebang adalah UPST DLH dan Power House sebagai mitra. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis mekanisme pengelolaan dan pengolahan sampah di TPST Bantargebang; 2) mengestimasi manfaat langsung dari hasil pengolahan sampah TPST Bantargebang dan; 3) merumuskan strategi perbaikan pengolahan sampah di TPST Bantargebang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis manfaat langsung dan analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Pengolahan sampah oleh UPST DLH Kota Jakarta menghasilkan kompos, humus, Refuse Derived Fuel (RDF) dan listrik dari pembakaran sampah. Sedangkan, Power House menghasilkan listrik dari gas metana. (2)Estimasi total manfaat langsung yang di terima UPST DLH dan mitra pada tahun 2024 sebesar Rp 506.023.240.979 dari pengolahan sampah tahun 2018 sampai 2023. (3)Adapun strategi yang disarankan untuk perbaikan pengolahan sampah adalah Strength and Opportunities (SO) yang bertujuan memanfaatkan kekuatan internal berupa kemitraan dengan Power House dalam pengolahan limbah gas metana dan sekaligus memanfaatkan peluang optimalisasi pengelolaan dan pengolahan sampah melalui pelaksanaan Peraturan Daerah sebagai pedoman.
dc.description.abstractThe increase in waste volume at the Bantargebang Integrated Waste Disposal Site (TPST) and the limited land for waste storage have caused problems in handling waste that is less efficient. The person in charge of waste management and processing at TPST Bantargebang is UPST DLH and Power House as a partner. This study aims to 1) analyze the mechanism of waste management and processing at TPST Bantargebang; 2) estimate the direct benefits of TPST Bantargebang waste processing results and; 3) formulate a strategy for improving waste processing at TPST Bantargebang. The methods used in this research are descriptive analysis, direct benefit analysis and SWOT analysis. The results of the analysis show that (1) Waste processing by the Jakarta City DLH UPST produces compost, humus, Refuse Derived Fuel (RDF) and electricity from burning waste. Meanwhile, the Power House produces electricity from methane gas. (2)The estimated total direct benefits received by UPST DLH and partners in 2024 amounted to IDR 506,023,240,979 from waste processing from 2018 to 2023. (3) The strategy suggested for improving waste management is Strength and Opportunities (SO) which aims to take advantage of internal strengths in the form of partnerships with Power House in methane gas waste treatment and at the same time take advantage of opportunities to optimize waste management and processing through the implementation of Regional Regulations as guidelines.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEstimasi Manfaat Langsung dan Strategi Perbaikan Pengolahan Sampah Kota Jakartaid
dc.title.alternativeEstimation of Direct Benefits and Improvement Strategies for Jakarta Waste Management
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordanalisis swotid
dc.subject.keywordanalisis deskriptifid
dc.subject.keywordmanfaat langsungid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record