Show simple item record

dc.contributor.advisorNurcholis, Waras
dc.contributor.advisorSyaefudin
dc.contributor.authorAINUNNISA, SALMA
dc.date.accessioned2024-08-20T08:57:37Z
dc.date.available2024-08-20T08:57:37Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/157961
dc.description.abstractRadikal bebas adalah penyebab berbagai penyakit berbahaya. Pencegahan untuk menghilangkan senyawa yang radikal tersebut adalah dengan antioksidan. Senyawa antioksidan dapat didapat dari tanaman, contohnya gandarusa (Justicia gendarussa). Metode fermentasi menggunakan jamur Aspergillus oryzae dan dilakukannya purifikasi menggunakan kolom kromatografi dapat meningkatkan senyawa antioksidan pada gandarusa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan aktivitas antioksidan dari hasil fermentasi gandarusa yang sudah dipurifikasi. Gandarusa difermentasi dengan A. oryzae dan diekstraksi dengan metode maserasi bertingkat dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol masing-masing selama 1 x 24 jam. Optimasi pelarut menggunakan KLT dilakukan untuk menemukan pelarut untuk kromatografi kolom. Setelah itu, ekstrak dipurifikasi dengan kolom kromatografi. Ekstrak yang didapat tersebut diuji bioautografi DPPH dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil bioautografi DPPH menunjukkan bahwa ada senyawa antioksidan di dalam fraksi dan hasil pengujian DPPH menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan yang lebih tinggi signifikan dari ekstrak yang tidak dipurifikasi (IC50=840,05 µg/mL) dimiliki Fraksi 8 (IC50=647,66 µg/mL). Oleh karena itu, purifikasi dengan metode kolom kromatografi dapat meningkatkan aktivitas antioksidan.
dc.description.abstractFree radicals are a major cause of various dangerous diseases. Prevention of these radical compounds can be obtained by antioxidants, which can be used from plants like gandarusa (Justicia gendarussa). Fermentation with the Aspergillus oryzae and purification using column chromatography can increase gandarusa's antioxidant compounds. The purpose of this study was to obtain antioxidant activity from fermented and purified gandarusa. This study involved fermenting gandarusa with A. oryzae and extracting it using successive maceration method with n-hexane, ethyl acetate, and methanol, each for 24 hours. Solvent optimization using TLC was performed to find the right solvent to performing column chromatography. The extract was then fractionated using column chromatography. The obtained extract was tested with DPPH bioautography and the DPPH antioxidant assay method. The results indicated that fractions obtained, Fraction 8 (IC50=647,66 µg/mL), through column chromatography showed significantly higher antioxidant activity compared to unpurified extracts (IC50=840,05 µg/mL).
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePurifikasi Senyawa Antioksidan Gandarusa (Justicia gendarussa Burm. F.) yang Difermentasi Aspergillus oryzae dengan Kolom Kromatografiid
dc.title.alternativePurification of Antioxidant Compounds from Gandarusa (Justicia gendarussa Burm. F.) Fermented with Aspergillus oryzae using Column Chromatography
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordantioxidant activityid
dc.subject.keywordcolumn chromatographyid
dc.subject.keywordfermentationid
dc.subject.keywordgandarusaid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record