Show simple item record

dc.contributor.advisorSahara
dc.contributor.advisorAzijah, Zulva
dc.contributor.authorSetiadi, Tarisha Yasmin
dc.date.accessioned2024-08-06T08:09:22Z
dc.date.available2024-08-06T08:09:22Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156323
dc.description.abstractGlobal Value Chain (GVC) berperan penting bagi suatu negara, terutama untuk negara berkembang seperti Indonesia. Partisipasi dalam GVC dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing yang mengarah pada pembangunan berkelanjutan. Indonesia merupakan produsen pulp ke-8 dan kertas ke-6 di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi GVC industri pulp dan kertas Indonesia, menganalisis keterkaitan industri pulp dan kertas Indonesia terhadap sektor dan negara lain, serta menganalisis dampak peningkatan ekspor pulp dan kertas Indonesia terhadap output dan nilai tambah. Metode yang digunakan merupakan analisis keterkaitan dan analisis dampak menggunakan Tabel MRIO tahun 2022 menurut 35 sektor industri dan 63 negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi industri pulp dan kertas Indonesia dalam GVC masih rendah. Industri pulp dan kertas Indonesia masih lemah baik dalam menarik pertumbuhan produksi sektor hulunya maupun dalam mendorong pertumbuhan produksi sektor hilirnya. Industri ini juga memiliki keterkaitan ke depan dengan negara lain yang didominasi oleh industri pulp dan kertas itu sendiri tetapi masih memiliki nilai yang rendah. Peningkatan ekspor pada industri pulp dan kertas Indonesia memiliki pengaruh yang besar terhadap output dan nilai tambah di industri perekonomian Indonesia.
dc.description.abstractGlobal Value Chain (GVC) plays an important role for a country, especially for developing countries like Indonesia. Participation in GVC can increase productivity and competitiveness leading to sustainable development. Indonesia is the 8th pulp and 6th paper producer in the world. This study aims to analyze the GVC participation of the Indonesian pulp and paper industry, analyze the linkages of the Indonesian pulp and paper industry to other sectors and countries, and analyze the impact of increasing Indonesian pulp and paper exports on output and added value. The method used is a linkage analysis and impact analysis using the MRIO Table in 2022 according to 35 industrial sectors and 63 countries. The results of the study show that the participation of the Indonesian pulp and paper industry in GVC is low. The Indonesian pulp and paper industry is low both in attracting growth in its upstream sector production and in encouraging growth in its downstream sector production. This industry also has future linkages with other countries that are dominated by the pulp and paper industry itself but still have low value. Increasing exports in the Indonesian pulp and paper industry has a major impact on output and added value in the Indonesian economic industry.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleGlobal Value Chain (GVC) Industri Pulp dan Kertas di Indonesia: Pendekatan Multiregional Input-Output (MRIO)id
dc.title.alternativeGlobal Value Chain (GVC) of Indonesian Pulp and Paper Industry: Multiregional Input-Output (MRIO) Approach
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordeksporid
dc.subject.keywordGVCid
dc.subject.keywordMRIOid
dc.subject.keywordindustri pulp dan kertasid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record