Evaluasi Karakter Vegetatif dan Generatif Serta Daya Hasil 11 Genotipe Cabai (Capsicum annuum L.) di Kebun IPB Tajur.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter vegetatif dan generatif 11 genotipe cabai (Capsicum annuum L.). Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat genotipe cabai yang memiliki karakter vegetatif dan generatif serta produktivitas lebih baik daripada varietas pembanding. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan IPB Tajur pada bulan Februari 8 sampai Agustus 2008. Bahan yang digunakan adalah 11 genotipe cabai yaitu 0706-6580-1, 0706-6583-1, 0706-6584-1, 0706-6584-2, 0706-6584-3, IPB C5, IPB C10, IPB C12, IPB C14, IPB C15 dan 35C2, serta varietas Tanjung dan Tit Super sebagai varietas pembanding. Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan 11 genotipe cabai dan dua varietas pembanding sebagai perlakuan. Karakter yang diamati adalah karakter vegetatif dan generatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa genotipe yang diuji memiliki beberapa perbedaan karakter vegetatif dan generatif dengan kedua varietas pembanding. Pada karakter kualitatif perbedaan tersebut terdapat pada karakter bentuk daun, warna batang, habitus tanaman, warna mahkota bunga, warna anther, posisi bunga, warna buah muda, permukaan kulit buah dan irisan melintang. Pada karakter tinggi tanaman, genotipe IPB C12, IPB C15 dan 35C2 memiliki tinggi tanaman lebih tinggi daripada varietas Tanjung dan Tit Super. Genotipe IPB C15 memiliki kanopi lebih lebar dibandingkan varietas Tanjung. Sementara itu, genotipe 0706-6580-1, IPB C14 dan IPB C15 memiliki tinggi dikotomus lebih rendah daripada kedua varietas pembanding. Genotipe IPB C15 dan 35C2 memiliki diameter batang lebih besar dibandingkan varietas Tit Super. Semua genotipe memiliki panjang daun yang tidak berbeda dengan kedua pembanding, kecuali genotipe 0706-6580-1 yang memiliki panjang daun lebih kecil daripada kedua pembanding. Genotipe IPB C5, IPB C10, IPB C12, IPB C14 dan IPB C15 memiliki lebar daun yang tidak berbeda kedua pembanding. Genotipe 35C2 memiliki bobot segar biomassa lebih tinggi dibandingkan kedua pembanding. Pada karakter umur berbunga dan umur panen, genotipe 0706-6580-1 dan IPB C14 memiliki umur berbunga dan umur panen lebih cepat daripada Tit Super. Sementara itu, genotipe IPB C15 memiliki umur berbunga lebih cepat daripada Tit Super dan genotipe 0706-6584-1 memiliki umur panen lebih cepat dibandingkan Tit Super. Genotipe IPB C5 memiliki panjang buah yang tidak berbeda dengan kedua pembanding dan juga memiliki diameter buah yang lebih besar daripada Tit Super serta kulit buah yang lebih tebal daripada Tanjung. Sementara itu, genotipe 0706- 6583-1 memiliki panjang buah yang tidak berbeda dengan kedua pembanding. Semua genotipe yang diuji memiliki bobot buah lebih rendah daripada kedua pembanding, kecuali genotipe IPB C5 yang memiliki bobot buah yang tidak berbeda dengan varietas Tanjung. Genotipe IPB C14 memiliki bobot buah layak pasar dan produktivitas lebih tinggi daripada kedua varietas pembanding.

