| dc.description.abstract | Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan salah satu komoditas tanaman
pangan sumber karbohidrat yang berkembang di Indonesia. Ubi jalar merupakan
sumber karbohidrat non-biji dengan konsumsi tertinggi keempat setelah padi,
jagung, dan singkong. Selain sebagai tanaman sumber karbohidrat Ubi jalar
mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia.diantaranya, ß karoten, vitamin C, niacin, riboflavin, thiamin, dan mineral. Pemupukan merupakan
perlakuan penambahan unsur hara pada tanah yang dapat meningkatkan
pertumbuhan dan produktivitas tanaman budidaya. Pemupukan pada ubi jalar
dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan hara pada tanah yang dibutuhkan
tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis pemupukan ubi jalar
yang menghasilkan pertumbuhan dan produksi maksimum untuk ubi jalar klon
Tariko Bandung. Percobaan dilakukan di Kebun Percobaan Sawah Baru serta
Laboratorium Pasca Panen dan Mikroteknik Departemen Agronomi dan
Hortikultura IPB University dari bulan Maret 2023 hingga Agustus 2023.
Percobaan penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor,
yaitu dosis pupuk kalium dengan lima taraf perlakuan yaitu 0 kg, 30 kg, 60 kg, 90
kg, dan 120 kg K2O per hektar. Tiap perlakuan diulang 4 kali sehingga terdapat 20
satuan petak percobaan. Dosis pupuk kalium menunjukkan hasil berpengaruh nyata
dengan respon kuadratik pada peubah diameter batang utama, sedangkan pada
peubah vegetatif lainnya tidak berpengaruh nyata. Pada komponen produksi dosis
pupuk kalium berpengaruh nyata pada jumlah dan bobot umbi sehat, jumlah dan
bobot umbi layak pasar, diameter umbi, dan tingkat kemanisan umbi 1 minggu
setelah simpan. Nilai rata-rata dosis pupuk K2O optimum adalah 48,87 kg ha-1
atau KCl 81,45 kg ha-1
. | |