Efisiensi lokasi industri minyak goreng dan dampaknya terhadap nilai tambah dan kesempatan kerja : Kasus pda tujuh propinsi di Indonesia
Abstract
Pembangunan sektor industri diarahkan kepada pendalaman struktur industri yang pelaksanaannya dikaitkan dengan sektor ekonomi lainnya. Industri minyak goreng adalah industri yang strategis untuk dikembangkan pada masa yang akan datang, karena dapat meningkatkan nilai tambah, me- nyumbang terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) dan memperluas kesempatan kerja.
Pada tujuh propinsi wilayah penelitian, propinsi-pro- pinsi yang mempengaruhi konsumsi minyak goreng kelapa adalah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Sedangkan propinsi yang mempengaruhi konsumsi minyak goreng sawit adalah Sumatera Utara.
