Show simple item record

dc.contributor.advisorSobir
dc.contributor.authorWulan KM, Mawar Kusuma
dc.date.accessioned2024-05-30T02:01:08Z
dc.date.available2024-05-30T02:01:08Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152313
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi variabilitas genetik populasi manggis dari tiga sentra produksi di pulau Jawa, Wanayasa (Jawa Barat), Watulimo (Jawa Timur) dan Gunung Walat (Jawa Barat) berdasarkan karakter morfologi pohon induk (indeks luas daun, bobot daun, bentuk tajuk, lingkar batang), karakter buah (bobot biji, bobot buah) dan penampilan bibit (warna siram, tinggi tanaman, jumlah daun, laju siram, indeks luas daun, laju perkecambahan). Penelitian dilakukan di lokasi populasi untuk mengetahui karakter morfologi dan di Tajur Bogor untuk melihat performa bibit pada bulan Maret sampai September 2002. Sepuluh pohon induk dipilih secara acak untuk setiap populasi. Sepuluh buah juga dipilih secara acak dari setiap pohon. Benih untuk analisis penampilan bibit diperoleh dari sepuluh buah dari masing-masing pohon induk, dan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari sepuluh ulangan untuk Gunung Walat, sepuluh ulangan untuk Wanayasa, dan enam ulangan untuk Watulimo. Data hasil observasi dianalisis dengan analisis homogenitas varians (analisis Bartlet) dan dilanjutkan dengan uji Tukey’s Studentized Range. Analisis homogenitas ragam menunjukkan bahwa indeks luas daun, bobot daun, bobot biji, dan bobot buah mempunyai keragaman yang homogen kecuali bentuk tajuk dan cincin batang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada parameter yang diamati, variasi sebagian besar disebabkan oleh variasi lingkungan. Data yang dianalisis menunjukkan bahwa di antara pohon-pohon di Wanayasa, Watulimo dan Gunung Walat tidak terdapat perbedaan besar dalam parameter pengamatan. Berdasarkan analisis Bartlett pada performa bibit tidak ditemukan variabilitas genetik pada tinggi tanaman, jumlah daun, laju siram dan indeks luas daun. Namun terungkap bahwa variabilitas genetik terdapat pada warna kemerahan dan kecepatan perkecambahan, variabilitas tersebut diperkirakan disebabkan oleh faktor lingkungan. Selanjutnya terungkap tidak ada perbedaan performa bibit. Uji korelasi menunjukkan bahwa pertumbuhan primer bibit manggis terbukti berkorelasi dengan ukuran benih.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgronomyid
dc.subject.ddcMangosteenid
dc.titleStudi keragaman morfologi tanaman dan semaian populasi manggis (Garcinia mangostana L.) dari tiga sentra produksi di Pulau Jawaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record