| dc.description.abstract | Di dalam era globalisasi ini kompetisi bisnis semakin keras sehingga setiap perusahaan harus dapat mempertahankan kelangsungan bisnisnya. Untuk itu setiap perusahaan harus dapat mengelola sumber daya yang ada secara obyektif. Seperti sumber daya alam, sumber daya modal dan sumber daya manusia. Apapun jenis sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan, sumber daya manusia tetaplah menempati kedudukan yang paling strategik dan penting di antara sumber-sumber daya lainnya. Sumber daya manusialah yang mengalokasikan dan mengelola segenap sumber daya lainnya tersebut.
Karena pentingnya sumber daya manusia, maka tenaga kerja perlu diberikan motivasi yang cukup yaitu dengan upaya melaksanakan penilaian prestasi kerja pada karyawannya. Dengan adanya penilaian prestasi kerja ini, pimpinan perusahaan akan mengetahui seberapa jauh tingkat pengusahaan karyawan terhadap jenis pekerjaan dan perilakunya dalam bekerja. Dan berdasarkan hasil penilaian prestasi kerja ini maka perusahaan dapat dengan cepat dan mudah mengambil keputusan masalah yang berhubungan dengan kepegawaian seperti penentuan promosi, kenaikan gaji, pemberian bonus, perlu tidaknya pelatihan dan pendidikan maupun pemberhentian karyawan.
Untuk mengalokasikan hal tersebut di atas maka penulis sangat tertarik dalam membahas pelaksanaan penilaian prestasi kerja yang dikaitkan dengan masalah penentuan promosi karyawan yang pada akhimya berhubungan dengan sistem pengembangan karir karyawan.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang dilakukan di PT. MUSTIKA RATU yang berlokasi di Jl. Raya km 26,4 Ciracas, Pasar Rebo, Jakarta Timur. PT. Mustika Ratu merupakan suatu bentuk perusahaan yang bergerak di bidang usaha pembuatan dan penjualan jamu serta kosmetik tradisional Indonesia, yang didirikan oleh Ny. BRA. Mooryati Soedibyo P. Hadiningrat pada tahun 1978. ... | id |