| dc.description.abstract | Karet merupakan komoditi strategis bagi Propinsi Jambi, karena produksinya yang cukup besar (170.359 ton karet kering atau sebesar 18,4 persen dari produk karet nasional) dan mampu menjadi andalan sumber matapencaharian penduduk (62%). Karet juga merupakan penghasil devisa utama bagi Propinsi Jambi.
Tataniaga karet Propinsi Jambi selama ini dinilai belum efisien, disamping produktivitasnya sendiri rendah, mutu yang sangat beragam dan relatif rendah. Hal ini mengakibatkan penerimaan petani atau harga yang diterima- nya rendah dan kurang wajar. Mutu rendah yang dihasilkan oleh petani disebabkan oleh kurangnya pengetahuan petani dan tataniaga karet yang tidak transparan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola tataniaga bahan olahan karet (bokar) rakyat, faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pasar lelang oleh petani, serta manfaat pasar lelang karet sebagai lembaga tataniaga komoditi karet. Penelitian ini dilakukan di Desa Panero- kan, Kabupaten Batanghari, Jambi. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif pangsa ... | id |