Show simple item record

dc.contributor.advisorSitorus, M.T. Felix
dc.contributor.authorPersulessy, Gerlin
dc.date.accessioned2024-05-28T06:13:29Z
dc.date.available2024-05-28T06:13:29Z
dc.date.issued1997
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151992
dc.description.abstractIndonesia adalah negara perairan, memiliki potensi sumberdaya perikanan sebesar 6,6 juta ton/tahun. Dengan demikian usaha-usaha pengembangan perikanan secara intensif maupun ekstensif mempunyai prospek yang baik, sehingga seharusnya masyarakat nelayan menjadi suatu kelompok penduduk yang sangat beruntung. Namun dari berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat nelayan merupakan kelompok penduduk termiskin yang taraf hidupnya paling rendah. Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan adalah modernisasi perikanan rakyat melalui motorisasi perahu penangkap ikan. Namun dari hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya motorisasi ini mengakibatkan terjadinya perubahan dalam hubungan kerja nelayan, dan berimplikasi pada ketimpangan pendapatan antara nelayan pemilik dan nelayan pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perubahan-perubahan hubungan kerja nelayan sebelum dan setelah motorisasi yang mencakup dua aspek utama yaitu: (1) aspek pembagian kerja yang meliputi: mekanisme pembentukan kelompok kerja, struktur kelompok kerja, sifat hubungan sosial dalam kelompok kerja dan spesialaisasi kerja, (2) aspek pembagian imbalan kerja yang meliputi: sistem pembagian imbalan, komponen yang terlibat, aturan pembagian imbalan dan implikasi sistem pembagian imbalan. Penelitian merupakan penelitian deskriptif, dengan lokasi penelitian yaitu desa Waai Propinsi Maluku. Unit analisa dalam penelitian ini adalah kelompok kerja nelayan. Untuk menjawab tujuan penelitian diambil secara purposive tiga kelompok nelayan sebagai kasus yaitu kelompok tuan jareng Tuasella (Tipe A), Tuan Jareng Manuputty (Tipe B), Tuan Jareng Yance (Tipe C). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perubahan-perubahan hubungan kerja nelayan sebelum dan setelah motorisasi yang meliputi dua aspek utama adalah: ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultural Economicsid
dc.subject.ddcRelationshipid
dc.titlePerubahan hubungan kerja nelayan di Desa Waai Propinsi Malukuid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record