Show simple item record

dc.contributor.advisorBrotosunaryo, Otto A.S.
dc.contributor.authorPriatna, Yeyet
dc.date.accessioned2024-05-28T01:27:01Z
dc.date.available2024-05-28T01:27:01Z
dc.date.issued1999
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151810
dc.description.abstractPeranan Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Primkopti) dalam mewadahi usaha-usaha kecil tempe tahu yang ada di masyarakat semakin dibutuhkan dalam era reformasi yang memberikan perhatian yang cukup besar terhadap pemberdayaan ekonomi rakyat. Namun dalam pelaksanaan kegiatan usahanya Primkopti tidak terlepas dari kendala-kendala atau permasalahan yang dihadapi. Permasalahan yang dijumpai di Primkopti Kuningan antara lain adalah permodalan yang terbatas serta masih besarnya beban-beban operasi. Dengan demikian perlu untuk mengetahui kegiatan usaha Primkopti Kuningan dan analisis terhadap perkembangan usaha Primkopti Kuningan serta faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan usaha tersebut. Berdasarkan perumusan masalah tersebut maka tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui kegiatan usaha Primkopti Kuningan, (2) menganalisis perkembangan usaha Primkopti Kuningan serta faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan usaha tersebut, (3) Menganalisis strategi dan kebijakan usaha yang perlu dilakukan dalam menghadapi perubahan eksternal. Penelitian ini dilakukan di Primkopti Kuningan yang berlokasi di Jl. Jend. Sudirman 118 Kuningan. Kegiatan usaha yang dilakukan di koperasi ini antara lain: unit penyaluran kedelai baik alokasi dari Bulog maupun non alokasi, unit usaha simpan pinjam, unit usaha toko/ waserda, unit penyewaan peralatan resepsi, unit penyewaan lapangan tenis lantai, dan unit pengelolaan MCK (Mandi Cuci Kakus). Data yang digunakan adalah data primer dari hasil wawancara dan data sekunder dari laporan keuangan Primkopti serta dari sumber lain yang menunjang. Alat analisis yang digunakan adalah analisis rasio, analisis horisontal/ trend, dan analisis vertikal/ persentase per komponen. Hasil analisis trend neraca pada sisi aktiva menunjukkan perkembangan aktiva lancar yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, namun pada sisi pasiva terjadi pula peningkatan kewajiban lancar yang lebih cepat daripada peningkatan modal sendiri yang berarti kemampuan koperasi untuk menjamin kewajibannya dengan modal sendiri semakin menurun. Hasil analisis trend laporan rugi laba menunjukkan peningkatan penjualan yang diikuti oleh peningkatan Harga Pokok Penjualan serta beban-beban operasi. Hasil analisis persentase perkomponen neraca menunjukkan aktiva tetap merupakan komponen terbesar penyusun aktiva dan pada sisi pasiva kekayaan bersih merupakan komponen terbesar penyusun pasiva. Sedangkan analisis persentase perkomponen laporan rugi laba menunjukkan bahwa harga pokok penjualan merupakan komponen terbesar dari penjualan. Secara umum perkembangan Primkopti Kuningan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti besarnya ketergantungan terhadap modal luar serta beban-beban operasi yang relatif besar…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultural Economicsid
dc.subject.ddcFood productid
dc.titlePerkembangan usaha primer koperasi produsen tempe tahu Indonesia (Primkopti) Kabupaten Kuninganid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record