| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kombinasi NAA, asal sisik dan pemberian cahaya yang paling tepat bagi perbanyakan umbi lili putih dari umbi sisik. Pe- nelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Ta- naman Jurusan Budi Daya Pertanian, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor mulai bulan Februari 1990 sampai bulan Desember 1990.
Eksplan yag digunakan adalah umbi sisik lili putih dengan menggunakan media dasar Murashige-Skoog (MS) dan penambahan NAA sesuai perlakuan.
Penelitian ini terdiri dari tiga faktor, yaitu taraf NAA (0.01, 0.05, 0.1 dan 0.5 ppm), asal sisik (sisik dalam dan sisik luar) dan pemberian cahaya (dengan dan tanpa pemberian cahaya ).
Delapan minggu setelah penanaman dilakukan subkultur dengan menggunakan media yang sama seperti pada tahap kultur awal. Selanjutnya setelah 30 minggu di media sub- kultur eksplan dipindahkan ke media aklimatisasi.
Pada tahap kultur awal dan subkultur, pemberian 0.1 ppm NAA memberikan hasil terbaik untuk pembentukan umbi dan daun. ... | id |