Show simple item record

dc.contributor.advisorSetyati, Sri
dc.contributor.advisorWinata G., Livy
dc.contributor.authorJusanti, Grace
dc.date.accessioned2024-05-21T07:20:41Z
dc.date.available2024-05-21T07:20:41Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150937
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh kombinasi NAA, asal sisik dan pemberian cahaya yang paling tepat bagi perbanyakan umbi lili putih dari umbi sisik. Pe- nelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Ta- naman Jurusan Budi Daya Pertanian, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor mulai bulan Februari 1990 sampai bulan Desember 1990. Eksplan yag digunakan adalah umbi sisik lili putih dengan menggunakan media dasar Murashige-Skoog (MS) dan penambahan NAA sesuai perlakuan. Penelitian ini terdiri dari tiga faktor, yaitu taraf NAA (0.01, 0.05, 0.1 dan 0.5 ppm), asal sisik (sisik dalam dan sisik luar) dan pemberian cahaya (dengan dan tanpa pemberian cahaya ). Delapan minggu setelah penanaman dilakukan subkultur dengan menggunakan media yang sama seperti pada tahap kultur awal. Selanjutnya setelah 30 minggu di media sub- kultur eksplan dipindahkan ke media aklimatisasi. Pada tahap kultur awal dan subkultur, pemberian 0.1 ppm NAA memberikan hasil terbaik untuk pembentukan umbi dan daun. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh NAA, asal fisik dan pemberian cahaya pada perbanyakan umbi lili putih (Lilium longiflorum Thunb.) dalam kultur aseptikid
dc.titlePengaruh NAA, asal fisik dan pemberian cahaya pada perbanyakan umbi lili putih (Lilium longiflorum Thunb.) dalam kultur aseptikid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record