| dc.description.abstract | Tujuan dari percobaan adalah untuk melihat pengaruh waktu pembukaan naungan dan 'Dharmasri 5 EC terhadap pertum- buhan vegetatif dan produksi cabai manis.
Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Agronomi Baranangsiang, Bogor pada ketinggian 250 m dp1. Pelak- sanaan dimulai bulan Januari 1988 sampai Juni 1988.
Rancangan yang digunakan adalah Petak Terbagi dengan tiga ulangan. Petak utama adalah waktu pembukaan naungan yang terdiri dari: Tanpa naungan sebagai kontrol (SO), naungan dibuka saat tanaman berumur 4 MST (S1), naungan dibuka saat tanaman berumur 7 MST (S2) dan naungan tidak dibuka seumur hidup (S3). Anak petak adalah perlakuan Dharmasri 5 EC, yaitu: Disemprot dengan air biasa (DO) dan disemprot dengan Dharmasri 5 EC dengan konsentrasi 0.1 ml/1 pada umur 1, 3, 5 dan 7 MST.
Pemberian naungan cenderung menekan pertumbuhan vege- tatif dan menurunkan produksi, semakin lama tanaman dinaungi pertumbuhan vegetatif semakin tertekan dan produksi semakin rendah. Dharmasri nyata mendorong pertumbuhan vegetatif tanaman sampai minggu ke 6, tetapi tidak berpe- ngaruh terhadap hasil panen. Dharmasri lebih baik diaplika sikan pada tanaman yang tidak dinaungi. ... | id |