Show simple item record

dc.contributor.advisorSajogyo, Pudjiwati
dc.contributor.authorWinarto, Heru
dc.date.accessioned2024-05-21T03:17:58Z
dc.date.available2024-05-21T03:17:58Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150818
dc.description.abstractPenduduk Indonesia terdiri dari wanita 50,3 % dan pria 49,7%. Wanita yang jumlahnya lebih dari setengah penduduk Indonesia merupakan potensi yang wajib diperhitungkan, baik kegiatan maupun peranannya. Pada saat ini wanita bekerja di bidang pencaharian nafkah merupakan hal yang biasa baik bagi wanita dari rumahtangga miskin dan rumahtangga mampu, yang membedakan mereka adalah dalam pola pencaharian nafkah yang mana pada rumahtangga miskin bertujuan untuk mempertahankan hidup keluarga dan pada rumahtangga mampu untuk akumulasi kapital. Selain itu penilaian terhadap tenaga kerja pria, wanita dan anak-anak belum sama. Disamping itu usaha peningkatan pendapatan anggota masyarakat pedesaan melalui program pembangunan pertanian sangat terbatas dan semakin kecil peranannya. Dengan demikian industri emping mlinjo menjadi menarik untuk diteliti disamping sangat intensif menyerap tenaga kerja wanita juga termasuk salah satu komoditi andalan industri kecil.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPeranan industri kecil dalam peningkatan integrasi wanita di pedesaan (Kasus industri kecil emping mlinjo di Desa Margomulyo, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Propinsi DI. Yogyakarta)id
dc.titlePeranan industri kecil dalam peningkatan integrasi wanita di pedesaan : (Kasus industri kecil emping mlinjo di Desa Margomulyo, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Propinsi DI. Yogyakarta)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record