Show simple item record

dc.contributor.advisorSoejono, Irlan
dc.contributor.authorSoeprapto, T.
dc.date.accessioned2024-05-20T03:21:10Z
dc.date.available2024-05-20T03:21:10Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150565
dc.description.abstractSecara khusus, tujuan praktek lapang ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari sistem keragaan tataniaga pupuk, yang menyangkut aspek kelembagaan, struktur harga yang ter jadi di tiap-tiap lembaga tataniaga serta segala aspek yang mempengaruhi keberhasilan penyaluran pupuk hingga ke- tingkat petani. Usaha pemerintah guna mempertinggi penggunaan pupuk buatan oleh para petani telah banyak dilakukan melalui penyuluhan pertanian dan Bimas. Tersedianya pupuk saja ter nyata belum tentu merangsang petani untuk menggunakannya, apabila harga pupuk itu terlalu tinggi jika dibandingkan dengan nilai hasil panennya. Peranan KUD/PUSKUD dalam menyalurkan pupuk hingga ke tingkat petani sesuai dengan apa yang diharapkan dalam SK. Mendagkop NO. 91/KP/11/1983, ternyata hingga saat ini masih belum cukup berhasil. Penyaluran pupuk masih didominasi oleh penyalur/pengecer swasta. Sistem permodalan dan sistem administrasi merupakan salah satu faktor pembatas yang masih belum sepenuhnya dapat ditangani oleh KUD, sehingga dengan adanya kelemahan-kelemahan tersebut penyaluran pupuk ke petani masih mengalami hambatan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEvaluasi Keragaan Kegiatan Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Yang Dilakukan Oleh PUSKUD/KUDid
dc.titleEvaluasi Keragaan Kegiatan Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Yang Dilakukan Oleh PUSKUD/KUD : Studi Kasus di Perwakilan PUSKUD/KUD Lembang dan KUD Rancaekek I, Kabupaten Bandungid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record