Show simple item record

dc.contributor.advisorTampubolon, S. M. H.
dc.contributor.authorFirnancy
dc.date.accessioned2024-05-17T02:37:06Z
dc.date.available2024-05-17T02:37:06Z
dc.date.issued1996
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150291
dc.description.abstractInpres RI no 4 tahun 1984 menyebutkan bahwa kedudukan Koperasi Unit Desa adalah wahana penghimpun potensi ekonomi masyarakat pedesaan dan pengembangannya diarahkan agar KUD menjadi pusat pelayanan kegiatan perekonomian di daerah pedesaan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional dan dibina serta dikembangkan secara terpadu melalui program lintas sektoral. Banyak kendala atau masalah yang dihadapi koperasi terutama KUD dalam mencapai keberhasilannya, antara lain kurang memadainya kemampuan sumberdaya manusia, lemahnya struktur permodalan, terbatasnya akses koperasi ke sumber permodalan dari luar, rendahnya usaha pemupukan permodalan dari anggota dan dari dalam koperasi, rendahnya kepercayaan dalam bekerjasama, dan lain-lain. Studi ini umum bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan usaha KUD, dengan mengambil kasus Kabupaten Bogor. Contoh 30 KUD ditetapkan secara cara acak sederhana. Data primer yang diperoleh dari wawancara serta data sekunder telah digunakan dalam analisis, dengan menggunakan h sistem persamaan simultan yang terdiri dari fungsi volume usaha KUD, fungsi biaya, n fungsi pembentukan modal sendiri, persamaan fungsi jumlah anggota, yang diduga dengan teknik Three Stage Least Square (3SLS).id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleFaktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan usaha kud : Studi kasus KUD Mandiri Kabupaten Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record