Show simple item record

dc.contributor.advisorYulianda, Fredinan
dc.contributor.advisorDamar, Ario
dc.contributor.authorFahrudiani, Yunita
dc.date.accessioned2024-05-16T02:10:12Z
dc.date.available2024-05-16T02:10:12Z
dc.date.issued1997
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150010
dc.description.abstractBor laut termasuk invertebrata yang mengebor kayu dan benda keras lain di laut dan perairan payau, yang menjadi habitat tempatnya menempel dan mencari makan. Distribusi bor laut sangat luas hampir di seluruh perairan asin di dunia, meskipun lebih banyak di daerah panas dari pada di daerah dingin. Di perairan tropis binatang ini dapat berkembang dengan subur dan dapat dijumpai sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan komunitas bor laut di Perairan Bojonegara, Teluk Banten, pada media penempelan kayu meranti merah (Shorea leprosula), serta kondisi lingkungan perairan yang kemungkinan akan mempengaruhi pembentukan komunitas tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 1996 sampai dengan bulan Maret 1997 di Perairan Bojonegara, Teluk Banten, Jawa Barat. Media pengamatan yang digunakan adalah kayu Meranti Merah (Shorea leprosula) dengan ukuran 5 cm x 2,5 cm x 30 cm. Meranti merah merupakan salah satu kayu yang digunakan untuk pembuatan perahu/kapal. Kayu percobaan ditempatkan pada dua stasiun yang mempunyai tingkat kedalaman yang berbeda selama 18 minggu. Stasiun I terletak ± 50 meter dari garis pantai sedangkan stasiun II terletak ± 500 meter dari stasiun I, pada stasiun I kayu dipasang pada dua kedalaman (permukaan dan kedalaman 2 meter), sedangkan pada stasiun II kayu dipasang pada tiga kedalaman (permukaan, kedalaman 2 meter, dan 4 meter). ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePembentukan komunitas marine borer (Bor Laut) pada kayu rendaman di perairan Bojonegara, Teluk Banten, Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record