| dc.description.abstract | Logam berat, termasuk di dalamnya kromium heksavalen dan kadmium, merupakan bahan-bahan yang umumnya terkandung dalam limbah industri seperti tekstil, farmasi, logam dan electroplating. Keberadaan logam berat di perairan apabila melebihi daya/kapasitas asimilasi perairan, dapat mengaki- batkan dampak negatif bagi ekosistem perairan. Pengaruh langsung dari zat pencemar terhadap suatu biota perairan dapat diketahui dengan uji toksisitas di laboratorium.
Tujuan percobaan ini adalah untuk mengetahui konsentrasi kromium heksavalen dan kadmium yang menyebabkan 50% pembentukan cangkang atau perkembangan abnormal pada larva kerang hijau (Perna viridis Linn.) dan mendapatkan informasi mengenai toksisitas kromium heksavalen dan kadmium di daerah tropis terhadap bivalva genus Mytilus.
Dalam uji toksisitas kromium heksavalen dan kadmium pada larva kerang hijau ini digunakan metode uji hayati jangka pendek (EC50-24 jam). Tipe uji yang digunakan adalah tipe statis. | id |