| dc.description.abstract | Limpet adalah moluska yang hanya hidup pada ekosistem batuan karang. Kehidupan ekologi limpet dalam hubungannya dengan organisme lain seperti pemangsaan, komensalisme, parasitisme dan kompetisi dapat mempengaruhi struktur komunitas pada suatu ekosistem batuan karang. Limpet juga merupakan salah satu grazer utama yang ada pada eksistem batuan karang. Mengingat peran ekologis limpet yang terdapat di ekosistem batuan karang penting, maka studi kelompok limpet menjadi suatu hal yang menarik untuk dilakukan. Penelitian ini berlangsung pada bulan April sampai bulan Juni 1997 di
Perairan Pesisir Pantai Ujung Genteng, Desa Gunung Batu, Kecamatan Ciracap,
Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui beberapa aspek ekologi kelompok limpet yang meliputi kepadatan,
distribusi ukuran dan sifat pergerakan limpet.
Lokasi penelitian ini dibagi menjadi tiga zona. Pengamatan pada setiap zona menggunakan transek garis. Ukuran panjang transek garis adalah 10 meter dan pada setiap zona diletakkan 4 transek garis dengan jarak antar transek adalah 10 meter. Pada setiap transek garis diambil 5 titik pengambilan contoh secara acak dengan menggunakan transek kuadrat (1 X 1 m²). Pengamatan dilakukan sebanyak tiga kali dalam sebulan.
Kepadatan tertinggi di lokasi penelitian terdapat pada zona 1 dengan rata-rata
mencapai 16 ind/m² dengan kisaran antara 12-20 ind/m². Kepadatan zona I dan III
secara umum tidak menunjukkan perbedaan. Sedangkan kepadatan terkecil terdapat
pada zona II yaitu rata-rata 6 ind/m² dengan kisaran antara 4-7 ind/m².
Dari perhitungan indeks dispersi (penyebaran), nilai indeks dispersi zona I = 44,55; zona II 24,73; zona III 9,32. Berdasarkan nilai ini maka kelompok limpet di ketiga zona pengamatan termasuk kedalam contagious dispersion atau sifat hidup secara mengelompok. Hal ini berarti sifat limpet di lokasi penelitian adalah hidup secara mengelompok. ... | id |