| dc.description.abstract | Lamun mempunyai peranan sangat penting bagi lingkungan dan sumberdaya hayati perairan. Di lain pihak, lamun terletak di areal dengan pemanfaatan yang tinggi oleh manusia dengan berbagai macam aktivitasnya. Hal ini memerlukan kajian yang berkesinambungan terhadap ekosistem ini guna menjaga kelestarian fungsi-fungsinya.
Penelitian ini bertujuan mempelajari struktur komunitas lamun di perairan Taman Wisata Alam Laut Gili Air-Meno-Trawangan dengan mengkaji komposisi jenis, frekuensi jenis, kerapatan, penutupan, biomassa, Indeks Nilai Penting (INP) serta pengelompokan stasiun berdasarkan Indeks Nilai Penting.
Penelitian dilakukan pada tanggal 28 Agustus sampai 25 September 1997 di Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Gili Air-Meno-Trawangan. Pengambilan contoh lamun dilakukan dengan menggunakan metode transek kuadrat dengan pola sistematis.
Parameter fisika dan kimia yang diamati adalah suhu rata-rata, kedalaman, kecerahan, substrat dan salinitas yang diukur dengan tiga kali pengulangan. Analisis data dilakukan untuk mengetahui komposisi, frekuensi, kerapatan, penutupan, biomassa, Indeks Nilai Penting (INP), dan pengelompokan stasiun berdasarkan Indeks Nilai Penting dengan menggunakan Indeks Bray-Curtis.
Komposisi lamun yang ditemukan di lokasi penelitian terdiri dari 6 jenis yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halophila ovalis, Cymodocea rotundata, Syringodium isoetifolium dan Halodule pinifolia. Keenam spesies ini termasuk ke dalam dua famili yaitu Hidrocharitaceae dan Potamogetonaceae. ... | id |