Show simple item record

dc.contributor.advisorNuitja, I Nyoman S.
dc.contributor.advisorDermawan, Agus
dc.contributor.authorSetiyorini, Titien
dc.date.accessioned2024-05-13T02:52:57Z
dc.date.available2024-05-13T02:52:57Z
dc.date.issued1999
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149298
dc.description.abstractPenyu sisik Eretmochelys imbricata L. merupakan salah satu jenis penyu yang komersil di dunia termasuk di Indonesia. Karapas penyu sisik banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku perhiasan dan telurnya sebagai sumber protein hewani. Oleh karena itu penyu sisik banyak diburu dan ditangkap. Saat ini kondisi populasinya sudah dalam bahaya kepunahan, karena itu perlu usaha pelestarian. Dalam usaha pelestarian ini diperlukan berbagai aspek studi, diantaranya studi tentang pertumbuhan tukik penyu sisik. Karena pertumbuhan penyu di alam relatif lebih lambat bila dibandingkan dengan penyu yang ditangkarkan (Nuitja, 1992). Hal ini erat hubungannya dengan ketersediaan makanan penyu tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan tukik penyu sisik terhadap beberapa jenis makanan alami pada usaha penangkaran selama dua bulan. Hewan uji yang digunakan adalah tukik penyu sisik Eretmochelys imbricata L. yang baru menetas dengan panjang karapas antara 36,36 mm sampai 40,24 mm dan koefisien variasi 2,54%, lebar karapas 26,59 mm sampai 30,52 mm dan koefisien variasi 2,51% serta bobot tubuh antara 10,6 gram sampai 15,4 gram dan koefisien variasi 5,01%. Pengamatan pertumbuhan dilakukan dengan pengukuran panjang dan lebar karapas serta penimbangan bobot tubuh setiap minggu. Makanan yang diberikan terdiri dari cacahan ikan kakak tua Callyodon verweyi, campuran cacahan ikan kakak tua Callyodon verweyi dengan alga laut jenis Caulerpa lentillifera dan campuran cacahan ikan kakak tua Callyodon verweyi dengan kerang jenis Codakia tigerina. Jumlah makanan diberikan sebanyak 15% dari biomassa per hari. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan. Pengujian lanjutan dilakukan dengan uji beda nyata jujur. Model pertumbuhan untuk panjang dan lebar karapas serta bobot tubuh tukik penyu sisik adalah sigmoid eksponensial. Model pertumbuhan untuk panjang karapas adalah Y = A/(1+2,34 e 0,53%), lebar karapas adalah Y = A/(1+2,42 e-0.50%) dan bobot tubuh adalah Y = A/(1+9,89 e-057X),...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAquatic Resources Managementid
dc.subject.ddcTurtleid
dc.titleTelaah laju pertumbuhan tukik penyu sisik (Eretmochelys imbricata L.) pada pemberian makanan yang berbedaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record