| dc.description.abstract | Penelitian analisis kelayakan ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dan ekonomi dari proyek peremajaan tanaman kina dengan kriteria tingkat Nilai Kini Neto (Net Present Value/NPV), Ratio Manfaat Biaya Neto (Net B/C Ratio [BCR]), Tingkat Imbalan Internal/Eksternal (Internal/Eksternal Rate of Return [IRR/ERR]) dan Masa Pengembalian Investasi (Discounted Payback Period/DPP). Tujuan Penelitian lainnya, mengetahui kelayakan proyek dari aspek lingkungan dan kesempatan kerja, dan menentukan saat optimum untuk melakukan peremajaan.
Penelitian dilakukan dengan metode Studi Kasus di Perkebunan Talun Santosa, PT. Perkebunan XIII Pangalengan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Manfaat proyek peremajaan dinilai dengan tolok ukur (kriteria) investasi. Manfaat proyek terhadap aspek lingkungan ditunjukkan oleh dampak proyek terhadap lingkungan, apakah menambah baik atau menambah buruk kelestarian lingkungan. Dampak proyek terhadap aspek kesempatan kerja ditunjukkan oleh jumlah hari kerja yang dapat diserap oleh proyek dan oleh Nilai Efisiensi Tenaga Kerja (NETK).
Penentuan saat optimum untuk melakukan peremajaan tanaman dinilai dengan pendekatan metode Faris (1960), dengan membandingkan Nilai Kini Pendapatan Bersih Marjinal (MNPV) dan Pendapatan Bersih Rata- rata Tahunan Tertinggi (ANR). Luas optimum peremajaan ditentukan. satu per umur optimum peremajaan dikali luas areal total pertanaman (1/n x luas areal x 100%).
Analisis kepekaan dilakukan dengan menggunakan tiga peubah. Tiga peubah yang digunakan adalah kenaikan biaya, penurunan harga dan perubahan tingkat bunga.
Dari hasil analisis kelayakan finansial dan ekonomi, diperoleh hasil bahwa proyek peremajaan tanaman kina layak dilaksanakan dengan NPV, Net B/C Ratio, dan IRR finansial masing-masing Rp 7.825.388, 1,65 dan 26,58 persen. Sedangkan nilai ekonomi dari nilai tersebut adalah Rp 7.055.229, 1,57 dan 25,93. Dengan demikian, nilai dalam analisis finansial nampak lebih tinggi dari nilai hasil analisis ekonomi, juga dalam DPP, terlihat bahwa DPP dalam analisis finansial lebih pendek dari DPP analisis ekonomi yaitu 10 tahun secara finan- sial dan 11 tahun secara ekonomi…dst | id |