Show simple item record

dc.contributor.advisorCoto, Zahrial
dc.contributor.advisorNawawi, Deded Sarip
dc.contributor.authorSupriyadi, Yadi
dc.date.accessioned2024-05-13T01:23:42Z
dc.date.available2024-05-13T01:23:42Z
dc.date.issued1996
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149206
dc.description.abstractKayu karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg), seperti lazimnya sifat kayu, mempunyai sifat higroskopis. kayu karet dapat mengembang atau menyusut bila terjadi perubahan kadar air kayu di bawah titik jenuh serat (TJS)-nya. Untuk mendapatkan kayu yang stabil dimensinya, maka sebagian air pada kayu harus dikeluarkan terlebih dahulu sampai kadar air kesetimbangan dimana kayu tersebut akan digunakan. Kelemahan utama dari kayu karet adalah mudah mengalami retak-retak pada permukaan papan setelah proses pengeringan. Kelemahan lain dari kayu karet adalah mudah terjadi atau mengalami perubahan warna kayu dan rentan diserang oleh jamur blue stain, terutama pada kondisi segar atau basah. Penelitian tentang kayu karet perlu ditingkatkan mengingat penggunaannya sebagai bahan baku industri cenderung meningkat. Hal ini karena kayu karet mempunyai prospek sebagai substitusi kayu ramin yang pada saat ini mulai menurun jumlahnya di hutan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perlakuan pendahuluan berupa pengukusan dan perebusan terhadap kecepatan pengeringan, warna kayu, serangan jamur blue stain dan sifat-sifat pengeringan, seperti penyusutan dan cacat-cacat yang terjadi....id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry productsid
dc.subject.ddcWood preservationid
dc.titlePengaruh pengukusan dan perebusan kayu karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) terhadap laju pengeringan, warna kayu dan serangan Blue stainid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record