Suatu studi tentang penggunaan rumpon sebagai alat bantu penangkapn ikan dengan pancing di Kecamatan Kota Agung, Teluk Semangka, Lampung Selatan
View/ Open
Date
1990Author
Romadhon, Tamam
Gunarso, Wisnu
Martasuganda, Sulaeman
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang bangunan rumpon dan mengungkapkan sejauh mana manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya rumpon. Tujuan utama pemasangan rumpon adalah untuk ikan-ikan pelagis kecil, juga cakalang dan tuna.
Komponen utama rumpon terdiri dari rakit, tali-temali, pemberat antara, pemberat dasar dan attraktor. Rakit ada 2 buah, pertama sebagai pelampung yang berhubungan langsung dengan pemberat, dan juga sekaligus sebagai tempat attraktor. Tali-temali merupakan penghubung antara rakit pertama dan pemberat. Pemberat dasar ada 2 unit yang dilengkapi dengan sebuah jangkar nipah dan daun sere. Attraktor dari pelepah daun kelapa,
Kehadiran rumpon membuat daerah penangkapan ikan yang dituju menjadi pasti. Hasil tangkapan dari rumpon per trip dari alat tangkap pancing ± 15 kg. Sedangkan tanpa rumpon dari alat yang sama ± 12 kg per trip. hasil uji "t" terhadap hasil tangkapan tanpa rumpon dan dengan rumpon jukkan hasil yang berbeda nyata, dengan nilai t menunghitung lebih besar dari nilalt tabel. Nilai thitung adalah 4.1957 dan nilai t tabel dari hasil interpolası pada derajat bebas 58 dan taraf kepercayaan 0.05 nilainya 2.0021.
Selanjutnya hasil analisa finansial terhadap usaha alat tangkap pancing dengan rumpon dan tanpa rumpon menunjukkan nilai Net B/C ratio, NPV, dan IRR lebih besar dibandingkan tanpa rumpon. Penggunaan BBM belum dapat ditekan karena letak rumpon yang cukup jauh. Rata-rata penggunaan BBM ± 8 liter per trip untuk yang menangkap ikan pada rumpon dan tanpa rumpon.
