Strategi pengembangan usaha Baitul maal Wat Tamwil (BMT) At-Taqwa, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat
View/ Open
Date
1996Author
Rasyid, Tengku Harunur
Baga, Lukman Mohammad
Metadata
Show full item recordAbstract
Masalah klasik yang dihadapi pengusaha kecil dalam bidang permodalan adalah terbatasnya sumber-sumber dana yang dapat mereka manfaatkan untuk membantu kelancaran usahanya. Salah satu lembaga yang mempunyai komitmen untuk menjawab tantangan ini adalah Baitul Maal wat Tamwil (BMT) At-Taqwa, yang merupakan sebuah lembaga keuangan berdasarkan prinsip syariah dan ditujukan bagi pengusaha kecil serta memiliki misi yang bersifat sosial dan komersial.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari keragaan usaha dan kondisi keuangan BMT At-Taqwa; mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi BMT At-Taqwa serta menyusun alternatif strategi dalam pengembangan usaha BMT At-Taqwa.
Penelitian ini dilakukan di BMT At-Taqwa, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat pada bulan April-Mei 1996. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder, serta diolah secara kuantitatif dan kualitatif. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT dan analisis laporan keuangan.
BMT At-Taqwa merupakan KSM yang berada dalam fase pendirian dan aktivitas utamanya adalah menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat dengan menggunakan prinsip- prinsip syariah. Produk penghimpunan dana BMT berupa Tabungan Mudharabah, Tabungan Pendidikan, Tabungan Walimah, Tabungan Dana Haji, Tabungan Idul Fitri, Tabungan Qurban, Tabungan Tanpa Bagi Hasil dan Tabungan Wajib Pembiayaan. Sedangkan produk penyaluran dana terdiri dari pembiayaan Mudharabah, Bai Bithaman Ajil, Murabahah dan Qardul Hasan. Nilai rasio likuiditas, solvabilitas dan efisiensi usaha menunjukkan BMT At-Taqwa likuid, solvabel dan efisien. Sedangkan nilai rasio profitabilitas menun- jukkan kondisi yang belum optimal.
Kekuatan yang menonjol pada BMT At-Taqwa adalah lokasi yang strategis, karakteristik produk yang khas menggunakan sistem syariah, komputerisasi data keuangan, peningkatan laba dan total aktiva serta nilai-nilai rasio keuangan yang makin membaik dan mendekati kondisi optimal…dst

