| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan : (1) Menganalisa kontribusi tingkat pendapatan usaha manisan buah-buahan terhadap total pendapatan rumahtangga perajin manisan tersebut; (2) Menganalisa curahan waktu tenaga kerja rumahtangga perajin manisan buah-buahan terhadap berbagai kegiatan untuk mencari nafkah.
Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer yang diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan 30 perajin sampel, serta data sekunder dari instansi-instansi terkait.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa skala industri manisan Cisaat-Sukabumi termasuk industri rumahtangga. Dalam hal ini teknologi yang digunakan masih sangat sederhana. Sementara itu, dalam hal pemasaran telah terjadi persaingan harga jual antara perajin manisan.
Analisa terhadap alokasi tenaga kerja dan pendapatan rumahtangga menunjukan bahwa : (1) Sebagian besar anggota rumahtangga mempunyai kegiatan di usaha manisan, baik pada rumahtangga yang mempunyai lahan maupun tidak. Besarnya persentase yang bekerja di usaha manisan tersebut, untuk yang mempunyai lahan sebesar 66,6 persen dan yang tidak mempunyai lahan sebesar 57,6 persen; (2) Sehubungan dengan besarnya persentase rumahtangga yang bekerja sebagai perajin manisan, maka pendapatan yang dihasilkan sebagian besar juga berasal dari manisan, yaitu sebesar 42,12 persen untuk rumahtangga yang mempunyai lahan dan sebesar 70,01 persen untuk rumahtangga yang tidak mempunyai lahan. Sementara itu pendapatan yang berasal dari pertanian dan non kerja (hasil sewa lahan), bagi rumahtangga yang mempunyai lahan, kontribusinya cukup besar (38,15 persen), sedangkan yang tidak mempunyai lahan kontribusinya sangat kecil (5,19 persen); (3) Curahan jam kerja rumahtangga yang mempunyai lahan di usaha manisan (3689,8 jam kerja setahun) lebih rendah dari curahan jam kerja rumahtangga yang tidak mempunyai lahan (5782,8 jam kerja setahun); (4) Dari hal di atas dapat ditunjukkan bahwa makin luas pemilikan lahannya…dst | id |