Show simple item record

dc.contributor.advisorTonny, Fredian
dc.contributor.authorAzhar, Aisyah
dc.date.accessioned2024-05-06T23:59:09Z
dc.date.available2024-05-06T23:59:09Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148794
dc.description.abstractPermasalahan pada penelitian ini yaitu: bagaimana karakteristik anggota pembiayaan Baytul Maal Wat Tamwil Bina Insan Kamil (BMT BIK), bagaimana mekanisme pembinaan pembiayaan BMT BIK, dan bagaimana efek pembinaan itu terhadap persepsi dan tindakan anggotanya. Tujuan penelitian adalah menemukan karakteristik anggota pembiayaan BMT BIK, menelaah mekanisme pembinaan pembiayaan, dan menganalisis efek pembinaan itu terhadap persepsi dan tindakan anggota. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat mengevaluasi pembinaan pembiayaan berdasarkan empat indikator tindakan, yaitu kelancaran mengangsur, menabung, berinfak, dan bepartisipasi dalam perekrutan. Penelitian dilakukan di BMT BIK, Jakarta Pusat, dan responden dipilih secara acak sederhana dan proporsional dari masing-masing satuan elementer stratum. Data yang diperoleh dianalisis dengan membuat persentase dan tabulasi silang yang kemudian diinterpretasi secara deskriptif. Berdasarkan data yang diperoleh terlihat sebagian anggota pembiayaan BMT BIK berumur tua, berpendidikan rendah, dan bekerja sebagai pedagang. Mekanisme pembinaan pembiayaan pada BMT BIK merupakan serangkaian kegiatan penyuluhan, pengaturan, dan pelayanan kredit kepada para anggota pembiayaannya, yang terdiri dari tahap sebelum dan sesudah realisasi pembiayaan. Seluruh responden mempunyai persepsi bahwa kewajiban selaku pemanfaat dana dari BMT BIK merupakan hal yang perlu dilakukan. Pada para anggota pembiayaan telah tumbuh kesadaran yang dimotori oleh motif sosial spiritu- al. Persepsi responden mengenai prosedur dan kecepatan realisasi pembiayaan BMT BIK pada umumnya tidak memberat- kan dan cepat, terutama responden dari golongan realisasi rendah. Hal ini menunjukkan prosedur penyaluran pembiayan BMT BIK dapat diterima oleh masyarakat kecil. Responden dari kategori realisasi tinggi dan sedang yang sebagian kecil merasa keberatan dengan harga jual dan biaya admi- nistrasi disebabkan karena BMT BIK menerapkan standar harga jual dan biaya administrasi lebih tinggi pada mere- ka, dengan tujuan agar BMT BIK dapat menutupi biaya opera- sional dan sekaligus mendapat profit…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEvaluasi pembinaan pembiayaanoleh Baitul Maal Wat Tamwil Insan Kamil Jakarta kepada anggotanyaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record