| dc.description.abstract | Ekosistem Terumbu Karang merupakan tempat hidup dari berbagai jenis biota laut yang mempunyai nilai ekonomis penting seperti ikan karang, teripang, rumput laut dan bermacam-macam moluska yang dapat digunakan sebagai bahan makanan bagi penduduk di sekitarnya.
Potensi sumberdaya alam laut, terutama terumbu karang di perairan Kepulauan Tukang Besi secara umum masih dalam batas-batas kondisi yang relatif cukup baik dan mempunyai nilai konservasi dan estetika yang tinggi (Departemen Kehutanan Dirjen PHPA, 1990).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi bentuk-bentuk pertumbuhan karang (Life Forms) yang menyangkut keanekaragaman dan keseragaman bentuk karang ditinjau dari persentase penutupan bentuk pertumbuhan karang hidup, sehingga dapat diketahui kondisi ekosistem terumbu karang di Pulau Wangi-Wangi, Pulau Tomia dan Pulau Binongko (Kepulauan Tukang Besi).
Penelitian dilakukan pada tanggal 5-30 September 1994, di perairan terumbu karang Pulau Wangi-Wangi, Pulau Tomia dan Pulau Binongko Kepulauan Tukang Besi Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Lokasi Penelitian dibagi menjadi 9 stasiun
pengamatan, yaitu stasiun 1, 2, dan 3 terletak di Pulau Tomia, stasiun 4, 5, dan 6 terletak di Pulau Binongko dan stasiun 7, 8, dan 9 terletak di Pulau Wangi-Wangi. | id |