Show simple item record

dc.contributor.advisorArnaya, I. Nyoman
dc.contributor.advisorPujiyati, Sri
dc.contributor.authorWahdisyah
dc.date.accessioned2024-05-06T04:36:04Z
dc.date.available2024-05-06T04:36:04Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148668
dc.description.abstractPemanfaatan sumber-sumber kekayaan laut kita secara optimal, memerlukan perencanaan yang tepat dan bijaksana agar keuntungan-keuntungan yang diperoleh dari salah satu segi tidak merugikan segi-segi lainnya. Sehubungan dengan hal itu diperlukan banyak informasi yang menyangkut pengetahuan mengenai sistem kelautan di Indonesia yang dapat diperoleh dengan mengadakan penelitian-penelitian yang sistematis dan berencana. Guna mencapai tujuan ini, maka BPPT telah melakukan berbagai riset dengan Kapal Baruna Jaya, mulai dari generasi Baruna Jaya I (Chlorophyll 1 Survey (Maret 1995) di Selatan Perairan Jawa Timur yang bekerjasama dengan P3O-LIPI, LAPAN dan Japan Marine Science and Technology (Jamstec)) sampai pada generasi Baruna Jaya IV (Acoustic Survey (April 1998) di Samudera Hindia dan Perairan Selat Sunda). Data akustik pada skripsi ini merupakan data given dengan Scientific Fish Finder EK 500 yang merupakan hasil perekaman dalam rangkaian penelitian yang dilakukan oleh BPPT (bekerjasam dengan IPB) pada tanggal 10 April 1998 dengan menggunakan Kapal Baruna Jaya IV di Perairan Selat Sunda dengan tujuan untuk mengukur in-situ target strength dari ikan-ikan pelagis. EK 500 yang digunakan pada penelitian ini adalah produksi dari Simrad yang merupakan generasi kelima dari peralatan yang dikembangkan semenjak tahun 1950, yang khusus ditujukan untuk kepentingan penelitian perikanan dengan spesifikasi: memiliki performansitas yang tinggi, menyediakan analisis untuk echo integrator lanjutan dan analisis target strength. Penelitian ini menggunakan frekuensi 120 kHz dan perekaman data akustik di setup pada kedalaman 4 meter dari permukaan laut. Hasil perekaman data akustik pada tanggal 10 April tersebut, kemudian dianalisis dengan program EP 500 untuk mengetahui distribusi spasial dan temporal (menurut siang dan malam) dari target strength. Selanjutnya, pendugaan ukuran ikan-ikan pelagis yang terdeteksi, digunakan formula Foote (1987) dan Love (1971) untuk mengkonversi nilai in-situ target strength yang diperoleh. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengukuran in situ target strength ikan-ikan pelagis dengan menggunakan metode akustik split beam di Perairan Selat Sundaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record