Show simple item record

dc.contributor.advisorSanusi, Harpasis S.
dc.contributor.advisorPariwono, John I.
dc.contributor.authorSontani, Ateng
dc.date.accessioned2024-05-06T01:55:00Z
dc.date.available2024-05-06T01:55:00Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148573
dc.description.abstractPerairan laguna (goba) di Gugus Pulau Pari merupakan perairan pantai yang dangkal dan berhubungan langsung dengan perairan di luarnya (lepas pantai) yang relatif dalam. Hal ini menyebabkan pergerakan massa airnya dipengaruhi oleh sirkulasi massa air yang terdapat di lepas pantai dan pasang surut (pasut). Selan- jutnya pergerakan massa air dan pasut ini, akan mempengaruhi sebaran karakteristik fisika dan kimia perairan. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh dinamika pasut terhadap se- baran suhu, salinitas, padatan tersuspensi (TSS) dan zat hara (ortho-fosfat, nitrat dan silikat) di perairan laguna Gugus Pulau Pari. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Gugus Pulau Pari mulai minggu ke-3 bulan Januari sampai minggu ke-3 bulan Februari 1994, yang mewakili Musim Barat. Pengamatan dilaksanakan secara periodik (time series), yaitu sekali setiap minggu selama satu bulan, masing-masing pada saat pasang dan saat surut. Peng- ambilan data dilakukan di daerah kaloran (saluran masuk/keluar) dan bagian tengah goba. Parameter yang diamati adalah pasang surut, arus, suhu, salinitas, TSS, kece- rahan dan zat hara. Pengolahan data yang digunakan adalah metoda rancangan acak lengkap satu arah yang dimaksudkan untuk mengetahui sebaran rerata suhu, sa- linitas, padatan tersuspensi dan zat hara antara pengambilan pada saat pasang dan saat surut. Selanjutnya untuk mengetahui kemiripan (similaritas) antar stasiun digunakan indeks Similaritas Canberra dan metoda keterkaitan rata-rata kelompok (average linkage clustering). Pengelompokan stasiun dimaksudkan untuk melihat hubungan antara pola arus pada setiap stasiun saat pasang dan saat surut dengan sebaran karakteristik fisika dan kimia perairan. Hasil pengukuran pasut selama penelitian menunjukkan bahwa pasut bersifat harian tunggal (diurnal tide). Pasut harian tertinggi 1.05 meter dan terendah 0.16 meter. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh pasang surut terhadap sebaran suhu, salinitas, padatan tersuspensi dan zat hara di Perairan Laguna Gugus Pulau Pari, Kepulauan Seribuid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record