Show simple item record

dc.contributor.advisorHandoko
dc.contributor.authorImpron
dc.date.accessioned2024-05-03T04:03:55Z
dc.date.available2024-05-03T04:03:55Z
dc.date.issued1987
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148413
dc.description.abstractModel pendugaan aliran permukaan disuatu tempat diturunkan dari prinsip neraca air tanah. Prinsip ini mencakup segi air, tanah, tanaman dan atmosfer. Dari segi tanah dilihat sifat fisik tanah seperti kapasitas lapang dan titik layu permanen, serta sifat lereng. Dari segi tanaman dilihat kemampuan intersepsi tanaman terhadap curah hujan dan koefisien penerusan yang akan mempengaruhi besarnya transpirasi tanaman dan evaporasi permukaan. Dari segi atmosfer dilihat dari kemampuan potensial evapotranspirasi melalui evaporasi panci. Variabel yang disebutkan tersebut dimasukkan dalam model untuk menduga besarnya aliran permukaan. Setiap variabel didekati sebagai suatu fungsi matematik. Intersepsi didekati dengan rumus Horton (1919) yang untuk tanaman padi, jagung, kedelai dan kacang hijau besarnya intersepsi I merupakan fungsi tinggi tanaman h dan curah hujan P sebagai : I = 0.05 h + 0.05 hP I dalam inchi, h dalam feet dan P dalam inchi. Tinggi tanaman didekati sebagai fungsi linear dari umur tanaman. Selanjutnya curah hujan efektif CHE dihitung sebagai : CHE P-I (mm)id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcModel Pendugaan Aliran Permukaan Sebuah Studi Kasus di Petak Percobaan Pekalongan, Lampungid
dc.titleModel Pendugaan Aliran Permukaan Sebuah Studi Kasus di Petak Percobaan Pekalongan, Lampungid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record