Studi fisiologi dan genetik ketenggangan kedelai terhadap keracunan aluminium

Date
1985Author
Sunarto
Makmur, Amris
Guhardja, Edi
Soepardi, Goeswono
A. A. Mattjik
Solahuddin, Soleh
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini ditujukan untuk mempelajari mekanis-me keracunan aluminium pada kedelai terutama hubungannya dengan penyerapan dan kadar unsur-unsur dalam tanaman, dan bagaimana perbedaan reaksi antara galur-galur yang tenggang dan deka apabila mengalami keracunan aluminium, serta mempelajari bagaimana sifat ketenggangan kedelai terhadap aluminium diwariskan.
Studi Fisiologi maupun Studi Genetik dilaksanakan di rumah plastik Kebun Percobaan IPB-Tajur, Bogor. Studi Fisiologi menggunakan delapan galur kedelai (Glycine max (L.) Merr.) yaitu 1815, Orba, 2359, Perry, 27, 16, 2330, dan Chief. Empat galur pertama adalah galur tenggang aluminium dan empat galur berikutnya peka aluminium. Galur 1815, Orba, 2359, 27, 16, dan 2330 hasil seleksi di Indonesia, sedangkan Perry dan Chief hasil seleksi di Amerika Serikat. Tiga galur kedelai yaitu 1815 (teng-gang), Orba (tenggang), dan 2330 (neka) digunakan dalam Studi Genetik. ...
Collections
- DF - Agriculture [788]

