IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Tumpangsari jagung hibrida (Zea mays L.) dengan kumis kucing (Orthosiphon aristatus Bl. Miq.) dan cabe merah (Capsicum annuum L.)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (12.66Mb)
      Date
      1995
      Author
      Kresnadi, Dody
      Sudiatso, Sugeng
      Emmyzar
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tumpangsari merupakan salah satu bentuk penanaman berganda yang sudah banyak dikenal oleh kalangan petani. Pola tanam ini memiliki banyak keuntungan diantaranya ialah mengurangi resiko kegagalan, meningkatkan produk- tivitas lahan, dan meningkatkan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pertumbuhan dan produksi tanaman kumis kucing yang ditum- pangsarikan dengan jagung hibrida dan cabe merah serta mengetahui nisbah kesetaraan lahannya (NKL). Penelitian disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelom- pok dengan 3 ulangan. Terdapat 7 perlakuan yaitu kumis kucing monokultur (M1), jagung hibrida monokultur (M2), cabe merah monokultur (M3), tumpangsari kumis kucing dengan jagung hibrida (M4), tumpangsari kumis kucing dengan cabe merah (M5), tumpangsarijagung hibrida dengan cabe merah (M6), dan tumpangsari kumis kucing, jagung hibrida dan cabe merah (M7). Apabila hasil sidik ragam menunjukkan pengaruh nyata, maka diadakan uji lanjut dengan uji Kontras (Pembandingan Linier Orthogonal). Terdapat 2 kontras yaitu kontras 1 membandingkan perlakuan monokultur dengan tumpangsari, dan kontras 2 membandingkan perlakuan tumpangsari 2 tanaman dengan tumpangsari 3 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan semua peubah pada kumis kucing tidak berbeda nyata untuk semua pembandingan. Demikian pula halnya dengan jagung, kecuali untuk LDT dan ILD perlakuan monokultur nyata lebih rendah daripada tumpangsarinya (kontras 1). ILD tumpangsari 2 tanaman sangat nyata lebih tinggi daripada ILD tumpangsari 3 tanaman (kontras 2). Peubah vegetatif cabe tidak menunjukkan perbedaan yang nyata untuk semua pembandingan. Tetapi untuk produk- si antara tumpangsari 2 tanaman dengan tumpangsari 3 tanaman (kontras 2) berbeda sangat nyata untuk jumlah buah dan berbeda nyata untuk berat buah tanaman contoh…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148187
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7654]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository