Show simple item record

dc.contributor.authorSembiring, Andri
dc.date.accessioned2010-05-07T04:32:08Z
dc.date.available2010-05-07T04:32:08Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/14786
dc.description.abstractAgroindustri Kelapa Sawit sebagai industri andalan Indonesia berpotensi besar sebagai penyumbang limbah. Data Dirjen Perkebunan menunjukkan pada awal tahun 1990, luas areal perkebunan Kelapa Sawit di lndonesia seluas 1.126.667 ha dengan produksi Crude l'ulm Oil (CPO) sebesar 2.412.6'12 ton meningkat dua kali pada tahun 1998 menjadi 2.788.783 ha dan produksi CPO sebesar 5.640.154 ton. Tahun 2000 diprediksikan luas areal meningkat menjadi 3.174.726 ha dengan produksi CPO sebesar 6.217.425 ton. Peningkatan produksi tersebut tentu saia memerlukan penemuan teknologi baru yang ramah lingkungan sebagai upaya meningkatkan efisiensi produksi kelapa sawit sekaligus menjamin kehijauan lingkungan hidupid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleAnalisis kelayakan finansial dan ekonomi proyek land applicationid
dc.title.alternativeStudi Kasus : Kebun Pabatu PTPN IV (Persero), Deli Serdang–Sumatera Utaraid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record