Kepadatan dan distribusi kima di ekosistem terumbu karang pulau menjangan, Taman Nasional Bali Barat
View/ Open
Date
1998Author
Viera, Ernestin Phelpina Diaz
Bengen, Dietriech G.
Yulianda, Fredinan
Metadata
Show full item recordAbstract
Kima memiliki nilai ekonomis tinggi karena banyak sekali manfaatnya baik dari cangkangnya maupun dari dagingnya. Aktivitas eksploitasi terhadap kima terus meningkat dan tidak terkontrol hal ini menyebabkan keberadaan kima di alam semakin jarang. Untuk mengatasinya, saat ini kima telah ditetapkan sebagai jenis yang dilindungi, dimana kima tidak dapat diambil maupun diperdagangkan. Salah satu cara menjaga kelestarian kima maka perlu dipantau terus keberadaannya di alam sehingga pada daerah tersebut dilakukan pengawasan yang lebih ketat guna mencegah pengambilan kima secara ilegal dan tidak bertanggung jawab.
Pengambilan kima yang berlebihan juga akan mempengaruhi keadaan terumbu karang disekitarnya sebab pengambilan kima (yang membenamkan diri dalam karang), setidaknya pada saat pengambilan kima akan merusak terumbu karang sekitarnya. Untuk itu perlunya pengawasan terhadap keberadaan kima itu di berbagai daerah guna menunjang kelestariannya.
Tujuan penelitian ini ialah mengetahui jenis-jenis dan kepadatan kima di terumbu karang pulau Menjangan, disamping mengetahui habitat dari kima dan keterkaitan penyebaran kima dengan lifeform karang.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 1998, di ekosistem terumbu karang pulau Menjangan Taman Nasional Bali Barat. Lokasi pengamatan dibagi menjadi 6 stasiun pengamatan. Dasar penentuan letak stasiun yaitu pertama daerah yang relatif terbuka dari pengaruh angin dan gelombang (windward) dan kedua daerah yang relatif terlindung terhadap pengaruh angin dan gelombang (leeward). Pada setiap stasiun selalu dilakukan survei pendahuluan dengan bantuan peralatan dasar selam (snorkeling) untuk menentukan stasiun yang di anggap mewakili wilayah ekosistem terumbu karang.
