Simulasi pola perambatan suara dengan metode parabolik di Perairan Selat Sunda
View/ Open
Date
1999Author
Kadarwati, Utami Retno
Jaya, Indra
Atmadipoera, Agus Saleh
Metadata
Show full item recordAbstract
Di dalam laut, gelombang suara sangat efektif untuk digunakan dalam transmisi informasi atau data dan pendeteksian obyek benda pada jarak ribuan meter. Gelombang suara yang merambat di dalam laut membentuk pola-pola perambatan suara tertentu yang dipengaruhi oleh parameter akustik dan parameter lingkungan di laut. Dengan suatu pemodelan, kedua parameter tersebut dapat disimulasikan sehingga memberikan gambaran tentang pola perambatan suara yang terjadi. Berdasarkan pola perambatan suara tersebut maka jauh dekatnya jarak transmisi atau deteksi suara di dalam laut dapat ditentukan.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh parameter akustik dan lingkungan terhadap pola perambatan suara serta menampilkan hasil simulasi dalam bentuk kurva kehilangan energi suara (fransmission loss)
Parameter lingkungan (oseanografis) yang digunakan dalam penelitian ini adalah data suhu, salinitas dan kedalaman di perairan Selat Sunda pada bulan Oktober 1997 dan Maret 1998; parameter tersebut digunakan untuk menghitung kecepatan suara menurut rumus Del Grosso (1974), yaitu Crisp 1402,392 + ACACS+ ACP + ACTSP Kemudian profil suhu, salinitas dan kecepatan suara dibuat tiap jarak dalam satu lintasan dengan menggunakan Matlab. Setelah itu data kecepatan suara, nilai densitas dan kecepatan suara di sedimen (Hamilton, Edwin L. and Richard T. Bachman, 1982) dimasukan ke dalam file masukan (input file) kemudian disimulasikan dengan 10 nilai frekuensi (25, 50, 100, 200, 400, 500, 600, 800 1000 dan 1500 Hz); dan 3 posisi kedalaman suara yaitu 20, 50 dan 70 m; di 3 lintasan yang berbeda...
