Selektivitas jaring insang hanyut terhadap tiga jenis ikan yang dominan tertangkap di Perairan Teluk Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi
Abstract
Berdasarkan Statistik Perikanan Indonesia tahun 1993, 87,64 % jumlah rumah tangga perikanan di Indonesia tergolong nelayan kecil yang beroperasi tanpa perahu, dengan perahu atau dengan perahu motor tempel. Daerah operasi penangkapan mereka berada di sekitar zona teritorial, yaitu sekitar perairan pantai sampai ke tengah laut sejauh 12 mil dari garis pantai. Padahal perairan pantai merupakan sumber keanekaragaman hayati laut dan merupakan tempat untuk pemijahan dan pembesaran ikan. Untuk itu perlu melestarikan sumberdaya yang tersedia, diantaranya dengan memperhatikan penggunaan alat penangkap ikan.
Pelabuhanratu merupakan salah satu daerah pesisir pantai yang sebagian besar penduduknya memanfaatkan sumberdaya hayati lautnya. Alat penangkap ikan yang paling banyak digunakan di daerah ini adalah jenis gillnet, berupa jaring kopet, klitik, rampus dan jaring kantong.
Dalam penggunaan gillnet dikenal adanya selektivitas gillnet. Nomura dan Yamazaki (1977) menyatakan bahwa selektivitas gillnet sangat erat berhubungan dengan penentuan ukuran mata jaring yang tepat untuk menangkap jenis ikan dengan ukuran tertentu. Dengan penggunaan ukuran mata jaring yang tepat, maka akan dapat menjaga kelestarian sumberdaya hayati laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hasil tangkapan ikan pada jaring insang
hanyut (gillnet) dengan ukuran mata jaring yang berbeda dan melihat kurva selektivitasnya.
Penelitian ini dilakukan di perairan Teluk Pelabuhanratu pada koordinat 6°57' LS- 7°3′ LS dan 106°25' BT-106°33′ BT, dan berlangsung dari bulan Oktober - Desember 1994.
Penelitian dilakukan dengan percobaan penangkapan ikan menggunakan jaring insang hanyut dengan tiga jenis ukuran mata jaring, yaitu 1,50 inci, 1,75 inci dan 2,00 inci. Masing-masing jenis berjumlah 4 tinting dan setiap tinting panjangnya 35 meter. Jaring ini hanya mempunyai tali ris atas yang terbuat dari polyethylene dengan diameter 6 mm, tanpa tali ris bawah. Badan jaring terbuat dari nylon multifilament dengan tebar badan jaring 14 meter. Percobaan penangkapan dilakukan dengan cara mengoperasikan tiga jenis jaring secara bersamaan dengan menyusun badan jaring secara berselang-seling
antara ketiga jenis jaring. Selektivitas gillnet ditentukan berdasarkan persamaan kurva selektivitas yang dikemukakan oleh Sparre, Ursin dan Venema (1989)…dst
