Strategi dinas pariwisata kabupaten Pacitan dalam pengembangan potensi agrowisata kebun Ngromo, kecamatan Nawangan, kabupaten Pacitan
Abstract
cipta Kebun Ngromo di Desa Ngromo, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan merupakan sebuah obyek yang potensial untuk dikembangkan sebagai obyek agrowisata, dalam rangka menghadapi era otonomi daerah dan untuk lebih memenuhi selera wisatawan. Dalam pengembangan Kebun Ngromo sebagai obyek agrowisata, diperlukan seperangkat strategi yang sesuai sehingga dapat dicapai tujuan yang diinginkan. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal Dinas Pariwisata Kabupaten Pacitan dalam pengembangan Kebun Ngromo sebagai obyek agrowisata sehingga dapat dirumuskan strategi yang paling sesuai dalam pengembangan Kebun Ngromo tersebut.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2001, dengan mengambil lokasi di Kebun Ngromo dan di Dinas Pariwisata Kab. Pacitan. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive). Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara terhadapa responden. Responden dipilih secara sengaja dan berjumlah 9 orang. Data sekunder diperoleh dari lembaga-lembaga yang relevan dengan penelitian ini.
Penentuan faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal menggunakan Tabel Baku Penilaian Obyek Wisata yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan matrik IFE, EFE, IE dan SWOT.
Kekuatan Dinas Pariwisata Kab. Pacitan dalam pengembangan potensi agrowisata Kebun Ngromo adalah adanya keindahan, kondisi lingkungan yang belum terpolusi, pengelolaan kebun yang baik dan sudah menghasilkan, kegiatan rekreasi beragam dan adanya kemantapan organisasi. Adapun yang menjadi kelemahannya adalah belum tersedianya sarana penunjang di Kebun Ngromo, Kebun Ngromo sebagai obyek wisata belum banyak dikenal, sumber daya manusia yang dimiliki Dinas Pariwisata Kab. Pacitan masih terbatas, variasi pemandangan di Kebun Ngromo yang kurang dan adanya keterbatasan dana.
Peluang yang dimiliki Dinas Pariwisata Kab. Pacitan dalam pengembangan Kebun Ngromo adalah kondisi Kab. Pacitan yang aman, sektor pariwisata merupakan sector unggulan di Kab. Pacitan, dukungan masyarakat sekitar, lokasi yang bisa dijangkau dari Jawa Tengah, iklim yang sejuk dan mendukung, potensi pasar yang besar, adanya obyek wisata lain di Kab. Pacitan, dan telah tersedianya sarana dasar. Adapun ancaman yang dihadapi adalah keamanan nasional yang kurang, perekonomian nasional yang belum stabil, adanya pencurian hasil kebun, adanya serangan hama dan terbatasnya kendaraan yang masuk hingga ke lokasi…dst

