Show simple item record

dc.contributor.advisorMartasuganda, Sulaeman
dc.contributor.advisorIskandar, Budhi H.
dc.contributor.authorSolihin, Iin
dc.date.accessioned2024-04-16T04:20:11Z
dc.date.available2024-04-16T04:20:11Z
dc.date.issued1993
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145878
dc.description.abstractRajungan merupakan salah satu sumberdaya perikanan laut yang cukup potensial di Kabupaten Cirebon. Berdasarkan data dari Dinas Perikanan setempat produksi rajungan di kabupaten Cirebon pada tahun 1992 sampai kuartal ketiga sebesar 1355,2 ton atau sekitar 8 % dari total produksi perikanan laut Kabupaten Cirebon. Cara penangkapan rajungan yang biasa dilakukan oleh nelayan adalah dengan menggunakan jaring kejer (bottom gillnet). Namun demikian penentuan daerah penangkapan dan besarnya jaring yang digunakan masih mengandalkan pada pengalaman sehingga terkesan dilakukan secara coba-coba akibatnya hasil tangkapan tidak stabil setiap saatnya bahkan sering tidak mendapat hasil sama sekali. Sedangkan untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan diantaranya adalah ukuran jaring, kondisi perairan dan tingkah laku dari ikan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil tangkapan pada jaring yang mempunyai tinggi berbeda, mengetahui ruaya vertikal dari rajungan dan mengetahui penyebaran rajungan berdasarkan jenis kelamin…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh perbedaan tinggi jaring kejer terhadap hasil tangkapan Rajungan (Portunnus sp.) di Perairan Bondet kabupaten Cirebonid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record