Show simple item record

dc.contributor.advisorGunawan, Agustin Wydia
dc.contributor.advisorBasuki, Triadi
dc.contributor.authorDambut, Urbanus
dc.date.accessioned2024-04-05T03:14:23Z
dc.date.available2024-04-05T03:14:23Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145635
dc.description.abstractMembudidayakan jamur merang merupakan usaha bisnis yang menguntungkan jika hasil produksinya tinggi. Akan tetapi, produksi jamur merang di Indonesia kenyataannya masih rendah, yaitu rata-rata 1.92 kg/m² hingga 1.98 kg/m² pada tahun 1982 sampai 1984. Sedangkan di Filipina, produksinya rata-rata 2.96 kg/m² pada tahun 2 1979. Produksi jamur merang di Indonesia masih dapat ditingkatkan dengan menggunakan bibit berkualitas baik. Di samping itu, menggunakan bibit yang lebih banyak juga diharapkan dapat meningkatkan produksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh macam dan jumlah bibit jamur merang terhadap produksi. Medium tanam yang dipakai ialah kompos kapas setebal 5 cm dan jerami setebal 10 cm. Kompos kapas digunakan sebanyak 20 kg/m² dan jerami sebanyak 60 kg/m². Satu satuan percobaan merupakan luasan tanah berukuran 0.60 m X 0.80 m x 0.15 m. IPR Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial yang disusun menurut rancangan acak kelompok dengan faktor macam bibit dan jumlah bibit sebagai perlakuan. Macam...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengeruh macam dan jumlah bibit jamur merang (Volvariella Volvacca (Bull. ex. Fr,) sing,) terhadap Produksiid
dc.titlePengeruh macam dan jumlah bibit jamur merang (Volvariella Volvacca (Bull. ex. Fr,) sing,) terhadap Produksiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record