Efek minyak mentah Attaka 39,6 derajat API terhadap efisiensi fotosintesis dan fotosintesis maksimum fitoplankton dalam suatu mesokosm
View/ Open
Date
1993Author
Wijayanta, Hanibal Widada Yudha
Widodo, R.
Damar, Ario
Setiapermana, Deddy
Metadata
Show full item recordAbstract
Telah dilakukan penelitian pada empat buah mesokosm di Perairan Teluk Pelabuhan Ratu, pada tanggal 19 Agustus hingga 7 September 1992, untuk mengamati efek minyak mentah Attaka 39,6° API terhadap efisiensi fotosintesis dan fotosintesis maksimum fitoplankton. Pada setiap mesokosm dimasukkan minyak mentah dengan berbagai konsentrasi, kecuali mesokosm kontrol. Dalam mesokosm perlakuan I ditambahkan minyak sehingga kon- sentrasi campuran minyak di dalam mesokosm sebesar 0,1 ppm. Pada per- lakuan II konsentrasi sebesar 1 ppm, sedangkan pada perlakuan III sebesar 10 ppm.
Pengambilan sampel dilaksanakan secara berturut-turut sampai hari kelima kemudian berseling satu hari sampai hari kesebelas. Pengambilan sampel meliputi sampel air untuk pengukuran fotosintesis, kelimpahan fito- plankton, kandungan nutrien, dan oksigen terlarut. Laju fotosintesis diukur dengan memakai metode Winkler.
Pengambilan sampel dilaksanakan secara berturut-turut sampai hari kelima kemudian berseling satu hari sampai hari kesebelas. Pengambilan sampel meliputi sampel air untuk pengukuran fotosintesis, kelimpahan fito- plankton, kandungan nutrien, dan oksigen terlarut.
Laju fotosintesis diukur dengan memakai metode Winkler. Botol te- rang diinkubasikan dalam light gradient incubator in vitro. Nilai efisiensi foto- sintesis (a) dan fotosintesis maksimum (PBmaks) didapatkan dengan me- lakukan fitting kurva dari data nilai laju fotosintesis dan intensitas sinar yang terukur dengan lightmeter. Prosedur penghitungan memakai non linear least squares curve fitting program. Pengolahan data dilakukan dengan kom- puter.
Pada hari pertama penelitian, nilai laju fotosintesis kotor maksimum tertinggi dicapai pada mesokosm Kontrol, sebesar 0,642 mg O2/l/jam, kemudian..dst
