Show simple item record

dc.contributor.advisorHartoyo, Sri
dc.contributor.authorAdriansyah
dc.date.accessioned2024-04-04T04:07:09Z
dc.date.available2024-04-04T04:07:09Z
dc.date.issued1997
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145407
dc.description.abstractSelama beberapa dekade terakhir, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat yang menyebabkan terjadinya peningkatan pendapatan masyarakat. Peningkatan pendapatan tersebut menyebabkan terjadinya perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia, yang dapat diamati dari terjadinya pergeseran proporsi pengeluaran dari kelompok makanan (food) ke kelompok bukan makanan (non food), serta diikuti pula oleh terjadinya pergeseran proporsi dalam kelompok makanan itu sendiri, yaitu dari makanan padat energi ke makanan yang bergizi dan sehat. Sebagai salah satu akibat perubahan pola konsumsi tersebut, pada saat ini sedang terjadi peningkatan permintaan buah-buahan, sebagai salah satu makanan bergizi. Selain itu peningkatan permintaan tersebut juga disebabkan karena masih rendahnya tingkat konsumsi buah-buahan di Indonesia, yaitu baru sekitar 30 kilogram per kapita. Di sisi produksi buah-buahan, Indonesia selama ini telah dikenal sebagai produsen buah-buahan tropis. Selama periode 1989-1994, produksi buah Indonesia memiliki kecenderungan meningkat dengan laju peningkatan 6,94 persen per tahunnya, yang diikuti pula dengan peningkatan produktivitas sebesar 10,30 persen per tahunnya. Terjadinya peningkatan produksi tersebut, mendorong Indonesia untuk melakukan ekspor buah ke beberapa negara, seperti Eropa dan Jepang....id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultural economicsid
dc.subject.ddcDemandid
dc.titleAnalisis permintaan buah-buahan di Propinsi DKI Jakarta suatu penerapan model Almost Ideal Demand System (AIDS) dengan data susenas 1996id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record