Analisis kemampuan pelayanan dan kinerja usaha Primkopti pasca penghapusan monopoli impor kedele oleh Bulog : Studi kasus pada Primkopti Kabupaten Subang, Jawa Barat
View/ Open
Date
2002Author
Talakua, Matheis Y
Hutagaol, Manuntun Parulian
Metadata
Show full item recordAbstract
Pada tahun 1982 pemerintah memprakarsai pembentukan Primer Koperasi Tempe dan Tahu Indonesia (Primkopti) di sejumlah daerah tingkat II dengan tujuan untuk membantu para pengrajin tempe dan tahu dalam mendapatkan bahan baku produksi berupa kedele yang sesuai dengan kualitas yang dibutuhkan secara kontinu dan dengan harga yang terjangkau. Bulog sebagai pemegang hak monopoli impor kedele di Indonesia memanfaatkan Primkopti dalam menyalurkan kedele sampai kepada para pengrajin tempe dan tahu yang menjadi anggota Primkopti. Bulog memberikan subsidi harga kedele kepada Primkopti sehingga kegiatan usaha Primkopti yang tersebar di daerah tingkat II mengalami kemajuan.
Pada tanggal 3 November 1997 pemerintah mengeluarkan deregulasi tataniaga kedele yang menghapus hak monopoli impor kedele oleh Bulog. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Januari 1998 yang menyebabkan Primkopti di beberapa daerah tingkat II mengalami kesulitan dalam usaha pengadaan kedele bagi para anggotanya.
Berdasarkan uraian di atas dicoba untuk melakukan studi kasus terhadap Primkopti Kabupaten Subang pasca penghapusan monopoli impor kedele oleh Bulog. Studi kasus ini berusaha untuk menelaah kemampuan pelayanan Primkopti Kabupaten Subang dalam memenuhi kebutuhan anggotanya pasca penghapusan monopoli impor kedele. Selain itu lewat analisis terhadap laporan keuangan yang dimiliki Primkopti, studi kasus ini juga menelaah perkembangan tingkat efisiensi dan produktivitas usaha Primkopti pasca penghapusan monopoli impor kedele.
Penelaahan kemampuan pelayanan Primkopti dilakukan terhadap pelayanan di unit usaha pengadaan kedele, unit usaha perdagangan umum (perdagum) dan unit usaha perkreditan (simpan pinjam). Kemampuan pelayanan Primkopti Subang dianalisa secara deskriptif dengan menyajikan hasil jajak pendapat responden anggota Primkopti berkaitan dengan pelayanan yang dirasakan sebelum dan sesudah ..dst

