Show simple item record

dc.contributor.advisorNotodiputro, Khairil
dc.contributor.advisorWijayanto, Hari
dc.contributor.authorAnwar, Faizal
dc.date.accessioned2024-04-01T02:35:58Z
dc.date.available2024-04-01T02:35:58Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144393
dc.description.abstractAnalisis Biplot pada dasarnya bertujuan sama dengan analisis Komponen Utana, yaitu mereduksi dimensi pengamatan, dari banyak dimensi ke dalan dua dimensi atau lebih yang diharapkan dapat memberikan informasi data asal. Pertama-tama diambil dua komponen utama terbesar yang digunakan sebagai sumbu bidang Biplot Z untuk melihat sebaran datanya. Tetapi kebaikan suai yang dapat diterangkan oleh ruang berdimensi dua ini hanya sebesar 59.08 persen, sehingga informasi tentang data asal yang diterangkan mungkin masih perlu ditingkatkan. Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan tiga komponen terbesar untuk menggambarkan posisi sebaran data utana dalam tiga dimensi dengan lebih jelas. Dari tiga komponen utama yang digunakan dapat menerangkan keragaman data asal menjadi 75.23 persen. Penyajian biplot dalam ruang tiga dimensi seperti ini sering disebut Bimodel. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcBiplot untuk menelaah keserupaan propinsi propinsi di indonesia berdasarkan peubahid
dc.subject.ddcpeubah fertilitasnyaid
dc.titleBiplot untuk menelaah keserupaan propinsi propinsi di indonesia berdasarkan peubah-peubah fertilitasnyaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record