| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah membandingkan empat metode grafik yang digunakan untuk melihat adanya sebaran campuran pada populasi yang dianalisis. Metode grafik yang digunakan adalah Histogram, Plot Kotak Kuantil, Plot Kuantil-Kuantil, dan Plot yang diperkenalkan oleh Bhattacharya (1967). Data yang digunakan dalam penelitian ini dibangkitkan dengan menggunakan paket program MINITAB 7.2. Data yang menyebar normal dibangkitkan untuk setiap subpopulasi, dan kemudian digabung menjadi suatu gugus data yang akan dieksplorasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa histogram adalah metode grafik yang paling sederhana, tetapi kemampuan histogram untuk mendeteksi adanya sebaran campuran ter- gantung pada banyak faktor, antara lain lebar selang kelas, banyak kelas, nilai awal pembagian kelas, jarak nilai tengah antara subpopulasi, dan ragam subpopulasi. Secara umum, ketiga metode lainnya, seringkali dapat mendeteksi adanya sebaran campuran, tetapi Plot Kotak Kuantil tidak mampu mendeteksi banyaknya subpopulasi dalam populasi yang dianalisis, sedangkan kedua metode lain dapat menunjukkan banyaknya subpopulasi dalam populasi yang dianalisis. ... | id |