| dc.description.abstract | Hidrogel merupakan material yang mampu menjerap cairan dalam jumlah
yang besar. Namun, berbagai tipe hidrogel yang tersedia di pasaran berasal dari
akrilat dan pembuatannya relatif mahal. Oleh karena itu, diperlukan bahan baku
alternatif yang murah dan ramah lingkungaan. Salah satu bahan yang dapat
digunakan adalah boron yang dapat berfungsi sebagai crosslinked. Boron dengan
konsentrasi rendah dibutuhkan oleh tanaman, tetapi pada konsentrasi tinggi dapat
bersifat toksik. Namun, konsentrasi boron yang tidak toksik untuk mikrob tanah
dan tanaman belum diketahui. Pengukuran toksisitas boron dalam hidrogel
dilakukan menggunakan metode hidrolisis fluorescein diacetate (FDA) sedangkan
pertumbuhan tanaman diukur melalui berat kering tanah. Tujuan dari penelitian ini
adalah menguji toksisitas boron dalam hidrogel terhadap mikrob tanah dan
pertumbuhan tanaman. Penambahan boron dapat menurunkan aktivitas enzim
hidrolisis FDA. Konsentrasi boron 0.1 % merupakan konsentrasi yang paling aman
terhadap pertumbuhan mikrob fungsional dan pertumbuhan tanaman untuk
digunakan sebagai formulasi pembuatan hidrogel dengan banyaknya air yang
mampu dijerap sebanyak 18.3089 g | id |