Show simple item record

dc.contributor.advisorSyaefudin
dc.contributor.advisorSuryadi, Yadi
dc.contributor.authorSriharyani, Tuti Septi
dc.date.accessioned2024-04-01T00:33:03Z
dc.date.available2024-04-01T00:33:03Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144251
dc.description.abstractPenyakit antraknosa disebabkan oleh cendawan Colletotrichum gloeosporioides. Tujuan penelitian ini adalah menguji potensi formula nanokitosan dalam menginhibisi pertumbuhan C. gloeosporioides sehingga dapat mengendalikan penyakit antraknosa melalui pengujian in vitro dan in vivo. Nanokitosan diperoleh dengan mereaksikan kitosan berat molekul rendah (KBMR) dengan NaTPP sebagai zat pengikat silang. Formula nanokitosan dengan karakteristik ukuran terkecil, nilai IP terkecil, dan nilai PZ terbesar dipreparasi dengan rasio volume KBMR:NaTPP 5:1 dan waktu pengadukan 60 menit. Berdasarkan uji in vitro, nanokitosan mampu menghambat pertumbuhan C. gloeosporioides sebesar 85.72%. Selain itu nanokitosan mampu menghambat perkecambahan konidia sebesar 61.16%. Uji in vivo menggunakan dua metode pengujian yaitu pra-inokulasi dan pasca-inokulasi. Pengujian pada buah cabai dan pepaya menunjukkan bahwa metode pra-inokulasi memberikan hasil yang lebih baik dibanding metode pasca-inokulasi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultureid
dc.subject.ddcPlant diseasesid
dc.titleDaya inhibisi nanokitosan terhadap patogenisitas penyakit antraknosa pada buah cabai dan pepayaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAnthracnoseid
dc.subject.keywordC. gloeosporioidesid
dc.subject.keywordInhibitory activityid
dc.subject.keywordNanochitosanid
dc.subject.keywordIn vitro methodsid
dc.subject.keywordIn vivo methodsid
dc.subject.keywordLMWCid
dc.subject.keywordCross linking agentid
dc.subject.keywordNaTPPid
dc.subject.keywordPapayaid
dc.subject.keywordChiliid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record