Pengaruh dosis pupuk kandang dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi iles-iles jepang (Amorphophallus konjac.)
Abstract
Percobaan ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari dosis pupuk kandang dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi ilesiles Jepang (Amorphophallus konjac) yang dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan IPB pada bulan Juli 2000 - Maret 2001.
Percobaan menggunakan rancangan faktorial dengan dua faktor dan rancangan lingkungan acak kelompok. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang yang terdiri atas 10, 20 dan 30 ton/ha, faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri atas 40 cm x 40 cm, 60cm x 60 cm, dan 80 cm x 80 cm, sehingga terdapat sembilan perlakuan. Setiap perlakuan diulang tiga kali.
Bibit yang digunakan adalah umbi bibit yang berumur enam bulan dan telah bermata tunas. Bobot umbi bibit kurang lebih antara10-20g. Umbi bibit direndam dahulu di dalam larutan bakterisida Starner dengan konsentrasi selama 30 menit. 2 cc/1 air
Hasil percobaan menunjukan bahwa peubah tinggi tanaman (TT), diameter daun (DD), lingkar batang (LB), panjang anak daun (PD), serta lebar anak daun (LD) tidak dipengaruhi oleh dosis pupuk kandang dan jarak tanam. Dosis pupuk kandang berpengaruh nyata meningkatkan jumlah anakan umbi (JA), dimana dosis 30 ton/ha menghasilkan jumlah anakan umbi tertinggi. Jarak tanam berpengaruh nyata meningkatkan jumlah umbi/petak (JUP), bobot basah umbi/petak (BBUP), bobot kering umbi/petak (BKUP), bobot basah tajuk/petak (BBTP) dan bobot kering tajuk/petak (BKTP). JUP, BBUP, BKUP, BBTP, dan BKTP tertinggi dihasilkan pada tanaman dengan jarak tanam 40 cm x 40 cm.
Faktor dosis pupuk kandang dan faktor jarak tanam tidak terdapat interaksi, kedua faktor tersebut saling tidak berkaitan atau saling bebas satu sama lain…dst

