| dc.description.abstract | Kopi merupakan salah satu komoditi perkebunan utama yang diusahakan di Indonesia. Peranannya bukan hanya sebagai sumber devisa bagi negara namun juga merupakan sumber mata pencarian bagi petani kopi serta pelaku-pelaku ekonomi yang terlibat. Kopi yang banyak diusahakan di Indonesia adalah kopi robusta yang merupakan 90 persen dari total kopi ekspor, padahal pangsa pasar kopi ini di pasar internasional tidak lebih dari 30 persen. Di pasar internasional jenis kopi yang mempunyai pangsa pasar yang terbesar adalah kopi arabika yaitu 70 persen (Edizal, 1996). Kopi arabika yang memiliki kualitas bagus akan dinilai sebagai kopi spesialti sehingga perlakuan perlu ditekankan mulai dari penanaman, pemeliharaan, petik merah, pengolahan, pengeringan dan cup test.
Kopi arabika di Indonesia diusahakan oleh perkebunan rakyat, swasta dan pemerintah. Kopi arabika yang berkualitas dan memiliki cita rasa yang khas lebih mudah dilakukan dalam perkebunan swasta dari pada perkebunan rakyat. PT. Indoarabica Mangkuraja merupakan salah satu perkebunan swasta yang mengusahakan kopi arabika, jenis yang dihasilkan adalah kopi arabika spesialti. Tingginya biaya yang harus dikeluarkan dalam menjalankan kebun merupakan salah satu faktor yang menuntut perusahaan untuk menekan biaya pemeliharaan yang perlu dikeluarkan dengan mengalokasikan pada input-input produksi yang dapat meningkatkan produksi kopi arabika, selain menigkatkan efisiensinya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi kopi arabika glondongan, (2) mengidentifikasi faktor- faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi kopi arabika hard skin, (3) mengetahui kombinasi input yang efisien untuk kopi arabika glondongan dan kopi arabika hard skin…dst | id |